Surabaya (tutur.co.id) — Jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) melakukan kunjungan kerja ke SPBU 51.601.65 Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, untuk memastikan kesiapan operasional menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Kunjungan yang berlangsung sejak pekan lalu itu dilakukan untuk memantau kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri Pertamina sekaligus melakukan pengawasan langsung terhadap kualitas layanan dan keandalan operasional, khususnya di wilayah Jawa Timur yang menjadi jalur strategis arus mudik.
Komisaris Independen Pertamina Condro Kirono mengatakan Jawa Timur memiliki peran penting dalam distribusi energi karena menjadi jalur pergerakan pemudik dari berbagai wilayah, termasuk dari arah barat hingga Bali di bagian timur.
“Jawa Timur ini menjadi tempat arus mudik dan arus balik yang cukup tinggi. Karena itu, ketersediaan BBM harus dipastikan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat kualitas bagi masyarakat,” ujar Condro.
Dalam kunjungan tersebut, Dewan Komisaris meninjau kesiapan sarana dan prasarana SPBU, implementasi standar operasional prosedur (SOP), hingga aspek keselamatan dan keamanan operasional atau HSSE. Mereka juga berinteraksi langsung dengan petugas SPBU serta konsumen untuk menyerap masukan terkait kualitas layanan dan produk.
Condro menilai perencanaan Pertamina dalam menghadapi Ramadan dan Lebaran tahun ini telah disusun secara presisi. Namun, menurutnya pengawasan langsung di lapangan tetap diperlukan untuk memastikan seluruh rencana berjalan sesuai dengan yang ditargetkan.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi layanan kepada masyarakat melalui Call Center 135. Layanan tersebut diharapkan dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, termasuk ketika terjadi kebutuhan mendesak terhadap pasokan BBM.
“Ketika masyarakat menelepon karena membutuhkan BBM, operator harus memastikan petugas SPBU benar-benar bergerak menuju lokasi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan fasilitas tambahan bagi pemudik melalui layanan Serambi MyPertamina, yang menyediakan ruang istirahat di sejumlah titik strategis seperti bandara, rest area tol, dan pelabuhan.
Menurut Condro, fasilitas ini harus dimaksimalkan untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik, terutama bagi anak-anak dan orang tua yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan.
“Serambi MyPertamina harus benar-benar dioptimalkan. Di sana tersedia layanan kesehatan dan tempat istirahat bagi pemudik, khususnya di lokasi dengan potensi kepadatan tinggi,” katanya.
Sementara itu, Ahmad Budiarti (58), pengemudi ojek online yang ditemui di lokasi, menilai kualitas layanan SPBU Pertamina semakin baik. Ia juga mengapresiasi kehadiran jajaran komisaris yang dinilai menunjukkan perhatian langsung terhadap pelayanan di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Komisaris Nanik S. Deyang dan Komisaris Independen Raden Adjeng Sondaryani, bersama Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga Sabar Yudo Suroso serta Komisaris Bambang Suswantono.
Selain meninjau SPBU, rombongan Dewan Komisaris juga mengunjungi kantor Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Surabaya untuk memberikan arahan dan semangat kepada para pekerja Pertamina dalam menghadapi masa operasional tinggi selama Ramadan dan Idulfitri.
Kunjungan bertajuk Safari Ramadan ini akan dilanjutkan ke sejumlah kota lain sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri serta mempererat komunikasi antara manajemen dan pekerja Pertamina Group.
Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina juga menegaskan komitmennya dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.

