Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Sekelompok Orang di Iran Menari Rayakan Kematian Ali Khamenei

Sekelompok Orang di Iran Menari Rayakan Kematian Ali Khamenei

Internasional Deba Salamah06 Maret 2026 / 03:15 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sebagian warga Iran merayakan kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dengan sorak-sorai di jalanan. (Tangkapan layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Mamasani  (Tutur.co.id) – Kabar mengenai kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, memunculkan berbagai reaksi di tengah masyarakat. Di sejumlah tempat, kabar tersebut bahkan disambut dengan emosi yang kuat, seperti yang terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Rekaman yang diterima IranWire memperlihatkan suasana di sebuah desa di wilayah Kabupaten Mamasani, Provinsi Fars. Dalam video tersebut terlihat keluarga dan kerabat seorang pelajar yang tewas ditembak aparat berkumpul di kampung halaman mereka dan merayakan kabar kematian Khamenei.

Salah satu momen yang terekam menunjukkan ibu dari Arman Gorjian—yang disebut sebagai Dayeh Mah-Zar Gorjian—mencium bekas luka tembakan di tubuh putranya. Di sekelilingnya, para pemuda dan kerabat yang hadir terlihat mengekspresikan kegembiraan setelah mendengar kabar tersebut.

Arman Gorjian merupakan pelajar kelas akhir sekolah menengah asal desa Babamidan Rostam, di wilayah Mamasani. Ia tewas pada 18 Dey 1404 (8 Januari 2026) setelah sebuah peluru mengenai jantungnya di kawasan Babamidan, sekitar 20 kilometer di utara kota Mamasani.

Menurut keluarga dan orang-orang yang mengenalnya, Arman dikenal sebagai siswa berprestasi yang sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk universitas nasional Iran. Ia disebut bercita-cita menjadi seorang dokter.

Video yang beredar juga memperlihatkan suasana perayaan di desa tersebut. Warga tampak memainkan musik tradisional Luri, menabuh alat musik naqqareh, serta menampilkan tarian tradisional chub-bazi sebagai bentuk ekspresi kegembiraan atas kabar tersebut.

Reaksi itu muncul setelah beredarnya laporan bahwa Ali Khamenei tewas pada Sabtu pagi, 9 Esfand 1404 (28 Februari 2026). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kompleks kediaman pemimpin Iran di Teheran dibombardir oleh militer Israel.

Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa beberapa anggota keluarga Khamenei serta sejumlah pejabat militer senior turut tewas dalam serangan tersebut.

Baca Juga  Trump Dijadwalkan Temui Elite Bisnis Global di Davos Usai Hadiri WEF

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa minggu setelah apa yang disebut sebagai salah satu penumpasan paling mematikan terhadap demonstran dalam sejarah kontemporer Iran, yang semakin memperdalam ketegangan politik di negara tersebut.

Hingga kini pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi mengenai detail lengkap insiden tersebut. Sementara itu, berbagai video dan laporan dari sejumlah sumber terus beredar luas di media sosial.

Ali Khamenei Amerika Serikat headline iran Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleInvestasi Rp23 Triliun Masuk, Pabrik Pendukung PLTS 50 GW Dibangun Tahun Ini
Next Article BI dan OJK Respons Outlook Negatif Fitch, Stabilitas Ekonomi Indonesia Ditegaskan di Tengah Kekhawatiran Pasar

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Phintraco Sekuritas Jagokan BBCA, ADMR, ASII, PGAS, dan EXCL

Gusti Tetiro26 Mei 2026 / 07:08 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.