Split (Tutur.co.id) – Kapal Induk USS Gerald R Ford terpaksa ditarik keluar dari zona perang setelah berbulan-bulan menjaga Laut Merah termasuk mendukung Operasi Epic Fury ke wilayah Iran. Kapal induk terbesar milik Amerika Serikat itu kini terparkir jauh ke Kroasia. Alasannya untuk perbaikan dan perawatan rutin.
Kapal induk bertenaga nuklir ini telah tiba di Pelabuhan Split di Laut Adriatic pada Sabtu 28 Maret 2026 kemarin. Sebelum terparkir di Kroatia, Kapal Induk sempat mampir ke Yunani lebih tepatnya di Souda Bay untuk transit.
Kapal Induk ini sebelumnya mengalami kebakaran yang mengakibatkan 3 tentaranya cedera dan sekitar 200 awak kapal mengalami gangguan pernafasan. Tak hanya itu, akibat kebakaran yang diklaim Pentagon sebagai kecelakaan bukan dari hasil serangan Iran itu juga memberangus 100 tempat tidur sehingga membuat kondisi kru kelelahan hebat.
Kapal Induk USS Gerald R Ford ini memang menjadi tumpuan Amerika Serikat untuk mengendalikan Kawasan Teluk. Hampir Sembilan bulan Kapal Induk ini mondar-mandir di Laut Merah sebelum akhirnya ikut terlibat aktif dalam operasi militer bersama Israel menggempur wilayah Iran.
Sebagai catatan, Kapal Induk dengan panjang 337 meter dengan lebih 5.000 personel ini mampu membawa 75 pesawat termasuk F/A-18 Super Hornets. Perannya sangat penting untuk menjaga kepentingan Amerika di Kawasan Teluk.

