Mexico City (Tutur.co.id) – Hasil Meksiko vs Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan meyakinkan 2-0 untuk El Tri. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Azteca, Mexico City, Rabu (1/7/2026) pukul 09.00 WIB, Meksiko tampil dominan dan memastikan tiket ke babak 16 besar berkat gol Julian Quinones dan Raul Jimenez.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Meksiko. El Tri akhirnya kembali meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menaklukkan Bulgaria 2-0 pada Piala Dunia 1986, yang juga digelar di Stadion Azteca. Pada babak 16 besar nanti, Meksiko akan menghadapi pemenang laga Inggris kontra Republik Demokratik Kongo.
Meksiko Langsung Menguasai Permainan
Sejak peluit awal dibunyikan, pasukan Javier Aguirre langsung mengambil inisiatif serangan. Kombinasi pengalaman Raul Jimenez dan kreativitas gelandang muda Gilberto Mora menjadi motor permainan tuan rumah.
Peluang emas pertama lahir dari sundulan Jimenez, tetapi bola masih melenceng dari sasaran. Tak lama berselang, Gilberto Mora hampir memecah kebuntuan lewat tendangan melengkung yang hanya melintas tipis di sisi gawang Hernan Galindez.
Di tengah dominasi Meksiko, Ekuador sempat mengancam melalui John Yeboah. Namun, tembakan kerasnya hanya membentur tiang gawang sehingga skor tetap bertahan 0-0.
Julian Quinones Pecah Kebuntuan, Raul Jimenez Gandakan Keunggulan
Gol yang ditunggu publik Azteca akhirnya tercipta melalui Julian Quinones. Memanfaatkan umpan terobosan Roberto Alvarado, Quinones melakukan sprint ke kotak penalti sebelum memotong ke dalam dan melepaskan tendangan keras ke tiang dekat yang gagal diantisipasi Galindez. Stadion Azteca pun bergemuruh menyambut keunggulan Meksiko 1-0.
Tak lama setelah jeda hydration break, kesalahan fatal bek Ekuador Joel Ordonez menjadi petaka. Umpan yang dilepaskannya justru mengarah ke Raul Jimenez. Penyerang Fulham itu kemudian memainkan kombinasi satu-dua dengan Quinones sebelum melepaskan sepakan kaki kanan yang meluncur deras ke pojok atas gawang untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Pertahanan Solid Antar El Tri ke Babak 16 Besar
Tertinggal dua gol, Ekuador mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. John Yeboah kembali menjadi ancaman utama, tetapi kiper Raul Rangel tampil sigap mengamankan gawang Meksiko.
Di sisi lain, El Tri nyaris memperbesar keunggulan. Sundulan Gilberto Mora masih melebar, sementara peluang Cesar Montes berhasil digagalkan Galindez. Johan Vasquez juga hampir mencatatkan namanya di papan skor, tetapi sundulannya tipis di samping gawang.
Memasuki babak kedua, Meksiko tampil lebih pragmatis. El Tri sengaja menyerahkan penguasaan bola kepada Ekuador, tetapi tetap disiplin dalam bertahan sehingga lawan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Masuknya Santiago Gimenez juga menambah energi di lini depan dan membantu Meksiko mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.
Ekuador Kehilangan Hincapie di Akhir Laga
Petaka Ekuador semakin lengkap pada masa injury time. Wasit Slavko Vincic meninjau tayangan VAR sebelum memutuskan memberikan kartu merah kepada bek Piero Hincapie akibat tindakan tidak sportif terhadap Santiago Gimenez. Keputusan tersebut membuat Ekuador harus menutup pertandingan dengan 10 pemain.
Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga dan memastikan Meksiko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selain mempertahankan rekor belum kebobolan sepanjang turnamen, kemenangan ini juga menjaga asa El Tri untuk menyamai bahkan melampaui pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia, yakni menembus babak perempat final seperti pada edisi 1970 dan 1986 saat sama-sama menjadi tuan rumah.

