Jakarta (tutur.co.id) – Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi tantangan di ajang Piala AFF Futsal 2026 yang akan digelar di Thailand pada 6 hingga 12 April 2026. Turnamen ini menjadi panggung penting bagi skuad Garuda untuk mengukur kekuatan di level Asia Tenggara.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Australia, Malaysia, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Seluruh pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung di Nonthaburi Stadium.
Persaingan di grup diprediksi berlangsung ketat. Australia dan Malaysia menjadi dua tim yang disebut-sebut sebagai lawan terberat dalam perebutan tiket menuju babak semifinal.
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membawa pendekatan berbeda dalam persiapan menuju turnamen ini. Ia tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga menekankan pentingnya proses dan perkembangan tim secara menyeluruh.
Souto menilai turnamen ini sebagai momentum untuk melihat kemampuan adaptasi pemain dalam waktu persiapan yang terbatas, sekaligus menguji mental bertanding dalam kompetisi resmi.
Meski demikian, target kompetitif tetap dipasang. Indonesia diharapkan mampu menembus babak semifinal sebelum berbicara lebih jauh soal peluang juara.
Timnas Futsal Indonesia akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Brunei Darussalam. Laga ini menjadi kesempatan awal untuk membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi pertandingan yang lebih menantang.
Berikut jadwal pertandingan fase grup:
- Senin, 6 April 2026
12.30 WIB: Indonesia vs Brunei Darussalam - Selasa, 7 April 2026
15.00 WIB: Malaysia vs Indonesia - Rabu, 8 April 2026
12.30 WIB: Indonesia vs Australia
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kualitas teknis, tetapi juga konsistensi permainan. Dengan waktu kompetisi yang singkat, setiap pertandingan akan sangat menentukan peluang lolos ke fase berikutnya.
Jika mampu tampil stabil dan memaksimalkan laga awal, peluang Indonesia untuk melangkah ke semifinal terbuka lebar. Namun, kesalahan kecil bisa menjadi penentu di tengah ketatnya persaingan Grup B.
Piala AFF Futsal 2026 pun menjadi ujian penting bagi perkembangan futsal Indonesia di level regional sekaligus batu loncatan menuju kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang. (sas)

