Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Iran: Tidak Ada Negosiasi Jika AS Tidak Mengubah Sikap

Iran: Tidak Ada Negosiasi Jika AS Tidak Mengubah Sikap

Internasional Deba Salamah25 Maret 2026 / 23:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi rudal Iran untuk serangan balasan terhadap sejumlah target di Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. (ANTARA/Anadolu/py.)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (Tutur.co.id) – Iran kembali menegaskan sikap kerasnya terhadap kemungkinan perundingan dengan Amerika Serikat (AS). Teheran menyatakan bahwa dialog hanya akan terjadi jika hal tersebut merupakan kehendak Iran sendiri, serta apabila Washington sepenuhnya menghentikan niat untuk bertindak melawan rakyat Iran.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, dalam keterangan yang dikutip kantor berita Tasnim, Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan bahwa hingga syarat tersebut terpenuhi, hubungan antara kedua negara tidak akan kembali normal.

“Perundingan hanya akan terjadi jika itu adalah kehendak kami dan jika niat untuk bertindak melawan rakyat Iran sepenuhnya dihilangkan,” ujarnya.

Zolfaghari bahkan menegaskan bahwa sejak awal Iran tidak memiliki niat untuk membuka jalur negosiasi dengan pihak yang dianggapnya sebagai lawan.

“Kata pertama dan terakhir kami adalah kami tidak akan pernah bernegosiasi dengan pihak seperti kalian. Tidak sekarang dan tidak akan pernah,” katanya.

Sikap ini muncul di tengah laporan media internasional, termasuk The New York Times, yang menyebutkan Washington telah menyampaikan rencana 15 poin kepada Teheran sebagai upaya menyelesaikan konflik di Timur Tengah. Laporan tersebut juga menyinggung meningkatnya tekanan ekonomi yang dirasakan AS akibat eskalasi konflik.

Ketegangan antara kedua negara sendiri terus meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan sejumlah target militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pada awalnya, Washington dan Tel Aviv menyebut operasi tersebut sebagai langkah “pendahuluan” untuk menghadapi ancaman program nuklir Iran. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, keduanya juga menyampaikan tujuan yang lebih luas, termasuk perubahan rezim di Iran—yang semakin memperdalam ketegangan dan memperkecil peluang penyelesaian diplomatik dalam waktu dekat.

Baca Juga  Merasa Ikut Bertanggung Jawab atas Kegagalan Italia, Buffon Juga Mundur
Amerika Serikat headline iran Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIran Luncurkan Serangan Gelombang ke-81, Rudal Ditempeli Gambar Yazid bin Muawiyah
Next Article Diprediksi 250 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta Saat Puncak Arus Balik 29 Maret 2026

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

10 Ucapan Imlek Penuh Makna di Tahun Shio Kuda, Bukan Sekadar Basa-Basi

Galuh Parantri16 Februari 2026 / 08:00 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.