Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Iran Kutuk Serangan di Bandar Abbas, Tuding AS Langgar Gencatan Senjata

Iran Kutuk Serangan di Bandar Abbas, Tuding AS Langgar Gencatan Senjata

Internasional Deba Salamah29 Mei 2026 / 08:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Warga mengikuti aksi unjuk rasa menentang serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran di Kota London, Inggris Raya, Sabtu (21/3/2026). ANTARA FOTO/XinHua/Li Ying/wsj.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (tutur.co.id) – Iran mengutuk keras serangan militer Amerika Serikat di dekat Bandar Abbas, Iran selatan, dan menuduh Washington kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak April lalu. Ketegangan terbaru ini kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur strategis perdagangan energi dunia.

Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan yang terjadi pada Kamis dini hari itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan Dewan Keamanan PBB memiliki tanggung jawab untuk meminta pertanggungjawaban Amerika Serikat atas tindakan yang dinilai melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Iran.

Baghaei juga menuding Washington terus melakukan pelanggaran terhadap gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April 2026. Ia menyinggung sejumlah insiden sebelumnya, termasuk serangan terhadap kapal dagang di kawasan Teluk dan serangan udara terbaru di wilayah Iran selatan.

Menurut Baghaei, Iran akan mengambil langkah yang dianggap perlu untuk mempertahankan kedaulatan negaranya sesuai Pasal 51 Piagam PBB yang mengatur hak membela diri.

“Iran akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya,” ujar Baghaei seperti dikutip media Anadolu.

Selain mengecam tindakan militer AS, Iran juga mengkritik pernyataan sejumlah pejabat Amerika yang dinilai bernada mengancam terhadap negara-negara kawasan, termasuk Oman yang selama ini berperan dalam mediasi diplomatik dan upaya perdamaian regional.

Baghaei menilai ancaman terhadap negara anggota PBB seperti Oman merupakan bentuk normalisasi intimidasi dalam hubungan internasional yang dapat memperburuk situasi kawasan.

Sebelumnya, seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada Anadolu bahwa militer AS telah menembak jatuh empat drone Iran di dekat Selat Hormuz dan menyerang stasiun kontrol darat Iran di Bandar Abbas yang disebut sedang mempersiapkan peluncuran drone tambahan. Pemerintah AS menyebut operasi tersebut bersifat “terukur” dan “murni defensif” guna mempertahankan gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Baca Juga  Pemerintah Fasilitasi 2.999 Evakuasi dan Repatriasi di Timur Tengah, Tak Ada WNI Terlantar

Sebagai respons atas serangan itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat di Kuwait. Iran menyebut serangan balasan tersebut dilakukan beberapa jam setelah proyektil udara AS menghantam wilayah dekat Bandara Bandar Abbas.

Ketegangan terbaru ini terjadi di tengah upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan lebih luas pascaperang yang pecah pada 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang kemudian dibalas Teheran melalui serangan drone dan rudal di kawasan regional.

Konflik tersebut sempat memicu penutupan Selat Hormuz dan mengganggu jalur perdagangan internasional. Gencatan senjata akhirnya diberlakukan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, meski hingga kini belum menghasilkan penyelesaian permanen.

Amerika Serikat bandar abbas gencatan senjata iran Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDolar AS Hampir Tembus Rp 18.000, Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Domestik
Next Article Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan HRTA Stabil, Laku Emas Turun, Antam Pegadaian Stagnan

Berita Lainnya

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

15 Juli 2026 / 16:44 WIB

Jusuf Kalla Kirim Doa Atas Wafatnya Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

14 Juli 2026 / 14:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

Toto Pribadi15 Juli 2026 / 16:44 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.