Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Implementasi Teknis Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI-AS Dikebut

Implementasi Teknis Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI-AS Dikebut

Makro Toto Pribadi20 Februari 2026 / 21:43 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Bahlil menyebut Kilang Balikpapan beroperasi penuh dan mampu menghemat devisa hingga Rp60 triliun per tahun lewat penurunan impor BBM. Foto: IG @bahlillahadalia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id)  – Pemerintah mulai mengakselerasi implementasi teknis Perjanjian Perdagangan Timbal Balik antara Indonesia dan Amerika Serikat yang telah disepakati kedua negara. Fokus utama saat ini adalah penyelarasan regulasi, penyesuaian tarif, serta harmonisasi standar teknis agar manfaat perjanjian dapat segera dirasakan pelaku usaha nasional.

Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa implementasi teknis menjadi kunci agar kerja sama dagang tidak hanya berhenti di atas kertas.

“Perjanjian sudah kita sepakati di level prinsip. Sekarang implementasi teknisnya yang kita kawal bersama, supaya benar-benar memberikan dampak pada peningkatan ekspor, investasi, dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya.

Penyesuaian Tarif dan Standar Teknis

Dalam tahap implementasi, pemerintah melakukan evaluasi terhadap daftar komoditas yang mendapatkan fasilitas tarif preferensial, termasuk sektor tekstil, alas kaki, produk perikanan, serta komponen manufaktur tertentu. Tim teknis dari kedua negara juga membahas penyederhanaan prosedur kepabeanan, pengakuan standar mutu, serta percepatan proses sertifikasi.

Menurut Bahlil, pemerintah memastikan bahwa setiap penyesuaian tetap memperhatikan kepentingan industri dalam negeri. “Kita ingin ekspor naik, tapi kita juga harus jaga industri nasional. Prinsipnya jelas, perdagangan timbal balik ini harus adil dan saling menguntungkan. Kita pastikan industri dalam negeri tetap jadi tuan rumah di negeri sendiri,” tegasnya.

Dorong Investasi dan Hilirisasi

Selain aspek perdagangan barang, implementasi teknis juga menyentuh sektor investasi, terutama di bidang hilirisasi mineral, energi baru terbarukan, serta industri berbasis teknologi. Pemerintah mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk masuk ke sektor pengolahan di dalam negeri, bukan sekadar membeli bahan mentah.

Bahlil menekankan bahwa hilirisasi menjadi syarat penting dalam kerja sama jangka panjang. “Kalau mau ambil sumber daya kita, harus ada nilai tambah di dalam negeri. Itu komitmen kita. Jadi implementasi teknis perjanjian ini juga kita arahkan untuk mendukung program hilirisasi,” katanya.

Baca Juga  IHSG Melemah Jelang Putusan MSCI, Investor Tunggu Kejelasan Status Pasar Indonesia

Koordinasi Lintas Kementerian

Untuk memastikan kelancaran implementasi, pemerintah membentuk tim koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, serta kementerian teknis lainnya. Evaluasi berkala juga dilakukan guna memantau dampak terhadap neraca perdagangan dan daya saing industri.

Pemerintah optimistis, dengan pengawalan teknis yang ketat dan terukur, Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI-AS akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk nasional.

“Yang paling penting adalah eksekusi. Jangan sampai perjanjian besar tapi implementasinya lambat. Kita ingin cepat, terukur, dan berpihak pada kepentingan nasional,” pungkas.

Bahlil Lahadalia headline Kerja Sama Ekonomi kerja sama indonesia amerika serikat menteri esdm menteri esdm bahlil
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIndonesia Teken Kontrak Rp650 Triliun di AS, Momen Lawan Pengangguran
Next Article TNI Siap Kirim Tentara ke Gaza, Waspada Potensi Gesekan dengan Pasukan Perlawanan

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

Toto Pribadi17 Juli 2026 / 17:23 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.