Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB
  • Parade IPO Juli Dimulai, Analis Ingatkan Investor Jangan Terjebak Harga Murah
  • BEI Kaji Aturan Baru Papan Pemantauan Khusus, Sejumlah Kriteria Berpotensi Dihapus
  • CORE: Lelang SUN 7 Juli Berpeluang Diburu Investor, Yield Tinggi Jadi Magnet
  • Harga Emas Antam Bangkit, Ini Level Support dan Resistance yang Perlu Dicermati
  • Inggris Tak Perlu Gentar! Azteca Bukan Benteng Tak Tertembus
  • Analisis Paraguay vs Prancis: Mbappe Aktifkan Mode Libertadores
  • Cek Sebelum Cekcok: Ketika Emak-Emak Bekasi Lawan Sindikat Kloning Suara Berbasis AI
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB

IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB

Market Gusti Tetiro06 Juli 2026 / 06:10 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Suasana trading room di MNC Sekuritas saat memantau pergerakan IHSG. (Foto:Tutur/Dok. MNC Sekuritas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan dengan naik 2,28 persen ke level 5.875 pada perdagangan terakhir. Meski didukung oleh dominasi volume pembelian, MNC Sekuritas mengingatkan penguatan indeks masih tertahan di area moving average 20 hari (MA20) sehingga potensi koreksi tetap perlu diwaspadai.

Dalam riset yang dirilis Minggu (5/7/2026), MNC Sekuritas menyebut pada grafik mingguan (weekly timeframe), IHSG masih terkoreksi 0,35 persen dan pergerakannya tetap didominasi tekanan jual.

“Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan terkoreksi menguji area 5.472-5.540,” tulis tim riset MNC Sekuritas.

Meski demikian, MNC Sekuritas juga meminta investor mencermati skenario alternatif, yakni IHSG mulai membentuk bagian awal wave [v] dari wave 3, yang berpotensi membuka ruang penguatan lanjutan.

Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG memiliki level support di 5.486 dan 5.317, sementara resistance berada di 6.007 dan 6.286.

Di tengah kondisi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang layak dicermati, yakni AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB.

AVIA – Buy on Weakness

AVIA menguat 4,58 persen ke level 320 dengan dukungan volume pembelian yang meningkat. Saham ini juga berhasil menembus MA20.

MNC Sekuritas memperkirakan AVIA sedang berada pada fase wave (3) dari wave [C].

Buy on Weakness: 254-288
Target Harga: 330 dan 348
Stop Loss: di bawah 248

 

JPFA – Buy on Weakness

JPFA naik 4,37 persen ke level 2.030 disertai peningkatan volume pembelian dan berhasil bertahan di atas MA20.

Secara teknikal, saham ini diperkirakan berada pada fase wave 4 dari wave (C).

Baca Juga  IHSG Cenderung Sideways, BRI Sekuritas Rekomendasikan 3 Saham, MNC Anjurkan 4 Saham

Buy on Weakness: 1.975-2.020
Target Harga: 2.100 dan 2.210
Stop Loss: di bawah 1.925

 

MLPL – Buy on Weakness

MLPL menguat 3,80 persen ke level 82 dengan volume pembelian yang terus meningkat.

MNC Sekuritas menilai saham ini sedang memasuki fase awal wave 1 dari wave (1).

Buy on Weakness: 79-81
Target Harga: 89 dan 97
Stop Loss: di bawah 75

 

PSAB – Buy on Weakness

PSAB menguat 4,08 persen ke level 408 dan masih didominasi volume pembelian.

MNC Sekuritas memperkirakan PSAB sedang berada pada fase awal wave [iv] dari wave C.

Buy on Weakness: 390-402
Target Harga: 444 dan 464
Stop Loss: di bawah 374

headline IHSG hari ini MNC Sekuritas rekomendasi saham Saham AVIA JPFA MLPL PSAB
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleParade IPO Juli Dimulai, Analis Ingatkan Investor Jangan Terjebak Harga Murah

Berita Lainnya

Parade IPO Juli Dimulai, Analis Ingatkan Investor Jangan Terjebak Harga Murah

06 Juli 2026 / 05:44 WIB

BEI Kaji Aturan Baru Papan Pemantauan Khusus, Sejumlah Kriteria Berpotensi Dihapus

06 Juli 2026 / 04:36 WIB

CORE: Lelang SUN 7 Juli Berpeluang Diburu Investor, Yield Tinggi Jadi Magnet

06 Juli 2026 / 03:26 WIB

Harga Emas Antam Bangkit, Ini Level Support dan Resistance yang Perlu Dicermati

06 Juli 2026 / 02:18 WIB

Inggris Tak Perlu Gentar! Azteca Bukan Benteng Tak Tertembus

05 Juli 2026 / 21:00 WIB

Cek Sebelum Cekcok: Ketika Emak-Emak Bekasi Lawan Sindikat Kloning Suara Berbasis AI

05 Juli 2026 / 19:05 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Detik-Detik Vonis Pinjol: KPPU Siap Umumkan Putusan Krusial Pekan Ini

Gusti Tetiro24 Maret 2026 / 13:58 WIB

IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB

06 Juli 2026 / 06:10 WIB

Parade IPO Juli Dimulai, Analis Ingatkan Investor Jangan Terjebak Harga Murah

06 Juli 2026 / 05:44 WIB

BEI Kaji Aturan Baru Papan Pemantauan Khusus, Sejumlah Kriteria Berpotensi Dihapus

06 Juli 2026 / 04:36 WIB

CORE: Lelang SUN 7 Juli Berpeluang Diburu Investor, Yield Tinggi Jadi Magnet

06 Juli 2026 / 03:26 WIB

Harga Emas Antam Bangkit, Ini Level Support dan Resistance yang Perlu Dicermati

06 Juli 2026 / 02:18 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.