Jakarta (tutur,co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (26/2/2026), mengikuti sentimen positif dari pasar global. Phintraco Sekuritas menilai rebound di Wall Street dan mayoritas bursa Asia menjadi penopang utama pergerakan indeks domestik.
Sehari sebelumnya, IHSG ditutup naik 0,5% ke level 8.322. Secara teknikal, indeks masih bertahan di atas MA5 dan MA20, menandakan tren jangka pendek tetap terjaga. Namun, indikator Stochastic RSI yang telah masuk area overbought membuka peluang konsolidasi terbatas di kisaran 8.250–8.350. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan bergerak dengan resistance 8.400 dan support 8.200.
Penguatan sektoral dipimpin saham kesehatan yang melonjak 2,73%, disusul barang konsumsi non-primer dan industri. Di saat yang sama, rupiah terapresiasi 0,21% ke Rp16.780 per dolar AS, menambah sentimen positif di pasar.
Dari eksternal, pelaku pasar mencermati pidato Presiden AS Donald Trump yang menekankan agenda ekonomi domestik, termasuk wacana program pensiun pemerintah dan pembatasan pembelian rumah oleh investor institusi besar. Investor juga menunggu data sentimen ekonomi Eropa serta klaim pengangguran awal AS yang diperkirakan sedikit meningkat.
Dalam situasi tersebut, Phintraco merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik dicermati, yakni PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Saham energi dan kesehatan dinilai masih memiliki momentum, sementara saham berbasis konsumsi dan otomotif berpotensi terdorong perbaikan sentimen domestik. Meski peluang penguatan terbuka, investor tetap disarankan mencermati potensi aksi ambil untung jangka pendek.

