Jakarta (tutur.co.id) — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk mulai menjauh dari rekor tertingginya. Setelah sempat menyentuh Rp 3.168.000 per gram pada akhir Januari lalu, harga kini bergerak turun dalam dua hari terakhir.
Pada Rabu (18/2/2026), harga emas Antam terkoreksi Rp 40.000 menjadi Rp 2.878.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga sudah lebih dulu turun Rp 22.000 ke level Rp 2.918.000. Dalam dua hari, total pelemahan mencapai Rp 62.000.
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi menilai tekanan jangka pendek masih berlanjut. “Kemungkinan masih akan turun,” ujarnya, Rabu (19/2/2026). Ia memproyeksikan harga berpotensi bergerak ke kisaran Rp 2.890.000 per gram.
Meski demikian, peluang rebound tetap terbuka. Jika kembali menembus Rp 3.000.000 per gram, harga berpotensi menguji Rp 3.150.000. Level Rp 3 juta kini menjadi batas psikologis yang menentukan arah selanjutnya.
Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) yang turun Rp 51.000 menjadi Rp 2.655.000 per gram.
Transaksi emas batangan dikenakan PPh 22 sesuai PMK No 34/PMK.10/2017, baik untuk pembelian maupun buyback di atas Rp 10 juta.
Dengan posisi harga yang telah terkoreksi dari puncaknya, pelaku pasar kini menunggu arah berikutnya: melanjutkan konsolidasi atau kembali menguat menuju level Rp 3 juta.

