Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Perempuan»Empat Konflik Keluarga dari Kebiasaan Menumpuk Barang

Empat Konflik Keluarga dari Kebiasaan Menumpuk Barang

Perempuan Galuh Parantri09 Januari 2026 / 13:04 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi konflik keluarga (Foto: Ilustrasi Freepik)
Ilustrasi konflik keluarga (Foto: Ilustrasi Freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Kebiasaan menumpuk barang atau hoarding disorder merupakan gangguan yang mengarah pada kesehatan mental. Kebiasaan menumpuk barang ini dapat menyebabkan konflik tekanan bagi anggota keluarga yang tinggal bersama.

Penderita kebiasaan menumpuk barang atau hoarding disorder yang tinggal bersama keluarga entah itu orang tuanya, anak, atau saudara kandung dipastikan akan berada di tengah kekacauan sulit secara fisik dan mental. Ketegangan pasti selalu muncul.

Bagaimana hoarding disorder dapat mengganggu keluarga? Berikut empat konflik yang dapat muncul.

Dikutip dari laman International OCD Foundation , munculnya konflik dampak dari penumpukan barang atau hoarding disorder yang utama diawali dengan berkurangnya area atau ruang yang biasa difungsikan untuk kegiatan bersama. Ruang ini beralih fungsi sebagai tempat menumpuk barang.

Yang kedua, konflik lainnya adalah soal finansial. Bertambahnya pengeluaran karena belanja berlebihan memenuhi keinginan menumpuk barang, dan juga kebutuhan untuk menyiapkan storage lebih. Bisa juga terdapat utang pada akhirnya.

Konflik ketiga yang muncul dari menumpuk barang bisa datang dari individu dengan perilaku hoarding disorder. Individu ini bisa mengklaim sebagian rumah adalah wilayahnya dan digunakan untuk menumpuk barang-barangnya. Ia mengendalikan ruangan-ruangan tersebut. Konflik ini akan menimbulkan rasa frustasi bagi keluarga yang tinggal bersama.

Terakhir, konflik yang muncul saat anggota keluarga melakukan kegiatan bersih-bersih dan merapikan barang yang dimiliki oleh individu hoarding disorder. Terlebih saat kejadian dilakukan tanpa sepengetahuan individu tersebut. Penderita akan merasa ditipu atau tidak dihargai akhirnya menimbulkan pertengkaran dan hilangnya kepercayaan.

Bila empat konflik di atas pernah Anda alami, sebaiknya segera meminta pertolongan profesional. Keluarga patut mendapatkan kehidupan yang damai tanpa tekanan dan konflik terlebih dampak dari kebiasaan menumpuk barang.

Baca Juga  Resep Bumbu Marinasi Sate Kambing agar Empuk dan Tidak Bau Prengus

 

hoarding kesehatan mental Perempuan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenerimaan Negara Bocor karena Under Invoicing, Kemenkeu Siapkan AI Sapu Praktik Curang
Next Article KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

Berita Lainnya

Tahun Ajaran Baru, 7 Hal yang Sering Dilupakan Orang Tua Selain Seragam dan Buku

11 Juli 2026 / 08:58 WIB

7 Tips Mengatur Anggaran Persiapan Sekolah Anak agar Dompet Tetap Aman

10 Juli 2026 / 14:20 WIB

Usia Boleh Bertambah, Tapi Emosi Belum Tentu Dewasa: Memahami Konsep Usia Emosional

23 Juni 2026 / 09:35 WIB

7 Tips Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah

22 Juni 2026 / 15:15 WIB

Perempuan dalam Detak Ekonomi Digital

17 Juni 2026 / 10:53 WIB

7 Camilan Sehat Temani Nobar Piala Dunia 2026 ala Ibu

15 Juni 2026 / 13:37 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Comeback Dua Kali! Iran Tunjukkan Jiwa Petarung di Piala Dunia 2026

Deba Salamah16 Juni 2026 / 12:15 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.