Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Mobil»Ekspor Mobil Indonesia Terganggu Perang Iran, Cari Rute Baru

Ekspor Mobil Indonesia Terganggu Perang Iran, Cari Rute Baru

Mobil Toto Pribadi07 Maret 2026 / 04:02 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Lalu lintas Selat Hormuz (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengakui adanya hambatan ekspor mobil ke kawasan Timur Tengah akibat konflik antara Iran dengan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat (AS). Penyebabnya, kini Selat Hormuz ditutup.

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto menegaskan, meskipun jalur logistik mengalami gangguan, perseroan tetap menjaga komitmennya untuk memenuhi pengiriman ekspor kendaraan kepada para importir di kawasan tersebut.

“Sampai saat ini, komitmen kami dengan importir tidak ada perubahan, hanya masalahnya adalah logistik terganggu sehingga saat ini kita tetap produksi normal sesuai dengan order, tapi shipping atau pengapalan melihat situasi,” ujar Nandi di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Toyota mengekspor berbagai model kendaraan ke sejumlah negara Timur Tengah seperti Irak, Lebanon, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait yang lokasinya relatif dekat dengan wilayah konflik. Saat ini perusahaan tengah mempelajari rute alternatif untuk pengiriman kendaraan utuh (completely built up/CBU) karena jalur pelayaran terganggu.

“Karena kapal sekarang tidak ada yang jalan ke sana. Jadi, kami saat ini sedang studi rute-rute baru. Tettapi kalau spare part sekarang kami kirim lewat udara,” jelasnya.

Kontribusi ekspor Toyota ke Timur Tengah diperkirakan mencapai 17%–20% dari total pengiriman kendaraan ke luar negeri. Risiko yang lebih besar dinilai muncul jika konflik memicu kenaikan harga minyak dunia sehingga melemahkan ekonomi negara tujuan ekspor dan menekan permintaan kendaraan.

Sekitar 20% kapal pengangkut minyak dunia melintasi Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman, dengan volume pengiriman minyak mentah rata-rata 2–4 juta metrik ton per bulan per Februari 2026.

Sepanjang 2025, Toyota mengekspor kendaraan CBU sebanyak 298.457 unit atau sekitar 58% dari total ekspor mobil nasional. Pada 2026, di tengah ketegangan geopolitik global, perusahaan menargetkan ekspor moderat sekitar 300.000 unit.

Baca Juga  Penelitian Terbaru, Desain Mobil Masa Kini Lebih Berbahaya bagi Keselamatan

Model kendaraan elektrifikasi yang diekspor antara lain Yaris Cross dan Innova Zenix Hybrid. Sementara model non-elektrifikasi meliputi Avanza, Veloz, Fortuner, Rush, dan beberapa model lainnya.

ekspor mobil headline mobil toyota Perang Iran selat hormuz Selat Hormuz ditutup Toyota Astra Motor (TAM)
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAlwi Farhan Tersingkir di Perempat Final All England 2026
Next Article Wanda Hamidah Minta Indonesia Keluar dari BoP

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Perombakan Besar Semen Padang: 10 Pemain Asing Didatangkan

Deba Salamah16 Januari 2026 / 02:30 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.