Jakarta (Tutur.co.id) – Dedi Mulyadi menjadi gubernur paling popular baik di pemberitaan media mainstream maupun di media social. Menurut Direktur Riset dan Komunikasi Deep Intelligence Research, Neni Nur Hayati, salah satu faktor yang membuat popularitas Dedi Mulyadi tinggi karena kontroversi.
Hal itu diungkapkan Neni saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast TrendTop. Neni memamaparkan jika saat ini Dedi Mulyadi menjadi orang paling popular dalam pemberitaan media mainstream sekaligus paling banyak dibirakan di berbagai platform media social.
Menariknya, Neni juga menyoroti beberapa variable yang membuat Dedi Mulyadi menjadi popular termasuk seringnya membuat kontroversi lewat kebijakan-kebijakannya.
“Kang Dedi Mulyadi ya kita sama-sama tahu ya beliau gubernur paling populer dan paling banyak diperbincangkan meskipun memang kontroversinya juga sangat banyak sekali kan dengan isu-isu dan kebijakan-kebijakan yang dilakukan,” kata Neni.
Neni mencontohkan beberapa kebijakan Dedi Mulyadi yang penuh kontroversi namun justru sukses mendongkrak popularitas Bupati Purwakarta periode 2008-2018 tersebut.
“Misalnya soal barak militer terus studi tour, lalu ada kasus Aqua dan masih banyak kasus-kasus lain. Itu jadi trending topoik dan banyak mention menjadi percakapan di media social,” katanya.
Masih menurut Neni, kebiasaan Dedi Mulyadi yang ‘apa-apa jadi konten’ juga tak dipungkiri ikut mendongkrak popularitas sang gubernur. Hal itu yang dianggap Neni nama beken lainnya macam Pramono Anung tak sebegitu mentereng dari Dedi Mulyadi.

