Jakarta (tutur.co.id) — Penulis dan musisi Dee Lestari membuka pementasan Musikal Perahu Kertas dengan menyanyikan lagu Perahu Kertas secara langsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Penampilan ini menjadi momen istimewa, karena untuk pertama kalinya Dee membawakan lagu tersebut di hadapan publik sejak dikenal luas melalui versi Maudy Ayunda.
Dee tampil di awal pertunjukan dan menyampaikan pernyataan singkat kepada penonton sebelum menyanyikan lagu yang diangkat dari cerita Perahu Kertas—karya sastra yang ia tulis 15 tahun lalu.
“Setelah 15 tahun tercipta, akhirnya saya punya lagu Perahu Kertas versi sendiri. Pendahulu saya adalah Maudy Ayunda,” kata Dee di atas panggung, sebagaimana dikutip Antara.
Ia menegaskan bahwa penampilan tersebut merupakan pengalaman pertamanya menyanyikan lagu Perahu Kertas secara langsung di hadapan publik.
“Ini adalah kesempatan pertama saya menyanyikannya untuk Anda semua,” ujarnya, disambut tepuk tangan penonton.
Dalam kesempatan itu, Dee juga merefleksikan perjalanan panjang Perahu Kertas sebagai karya kreatif yang lintas medium—bermula dari novel, kemudian diadaptasi menjadi film, lagu, hingga kini hadir dalam format pertunjukan musikal.
Dee mengakui bahwa usia dan fase hidupnya saat ini berbeda dengan Maudy Ayunda ketika menyanyikan lagu tersebut bertahun-tahun lalu. Namun, menurutnya, pesan yang terkandung dalam Perahu Kertas tetap relevan bagi siapa pun, di usia dan fase kehidupan apa pun.
“Saya percaya, berapa pun usia kita dan di fase mana pun hidup kita berada, semua orang punya kesempatan untuk kembali mengalami keajaiban perjalanan hati,” kata Dee.
Ia menilai kisah Perahu Kertas berbicara tentang proses menemukan tambatan hati, sekaligus keberanian untuk menghidupkan kembali cita-cita dan mimpi yang sempat tertunda oleh waktu.
Musikal Perahu Kertas resmi memasuki rangkaian pementasannya di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Pertunjukan ini dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network, bekerja sama dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST).
Musikal tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 15 Februari 2026 dengan total 21 kali pertunjukan. Adaptasi panggung ini menghadirkan kembali kisah Kugy dan Keenan melalui pendekatan musik dan visual yang berbeda dari versi film maupun novel, sekaligus menawarkan pengalaman emosional baru bagi penonton lintas generasi.

