Bali (tutur.co.id)- BNI melanjutkan komitmennya pada pelestarian lingkungan pesisir melalui aksi bersih Pantai Mertasari, Bali, yang dibarengi dengan penyerahan bantuan sarana pengelolaan sampah kepada TPS3R Sekar Tanjung di Desa Sanur Kauh, Denpasar. Program ini menjadi bagian dari pendekatan berkelanjutan BNI dalam mendorong pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Kegiatan yang digelar Sabtu pagi, 7 Februari 2026, melibatkan masyarakat, relawan, dan komunitas lingkungan setempat. BNI menyerahkan mesin pencacah sampah dan mesin press plastik untuk memperkuat kapasitas pengolahan sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari sistem pengelolaan berbasis komunitas.
Wakil Komisaris Utama BNI Tedi Bharata mengatakan, aksi bersih pantai dan dukungan sarana pengolahan sampah merupakan satu kesatuan upaya yang saling melengkapi.
“Kegiatan bersih pantai pagi ini merupakan langkah awal membangun kesadaran kolektif. Dukungan peralatan pengelolaan sampah menjadi tindak lanjut konkret agar upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
TPS3R Sekar Tanjung saat ini melayani sekitar 1.200 rumah tangga dengan kapasitas pengolahan mencapai 3 ton sampah per hari. Sampah dipilah secara terstruktur menjadi organik, anorganik, dan residu. Sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik bernilai ekonomi disalurkan melalui Bank Sampah.
Ketua TPS3R Sekar Tanjung I Wayan Merta menyebut, bantuan dari BNI berdampak langsung pada penguatan operasional. “Mesin pencacah dan press plastik meningkatkan efisiensi kerja serta kualitas hasil pengolahan, khususnya sampah anorganik yang memiliki nilai jual,” katanya.
Saat ini TPS3R Sekar Tanjung memberdayakan 23 pekerja dari masyarakat sekitar. Melalui dukungan ini, BNI menegaskan perannya dalam mendorong praktik Reduce, Reuse, Recycle (3R) berbasis kolaborasi, sejalan dengan komitmen keuangan berkelanjutan.

