London (Tutur.co.id) – Anthony Joshua menargetkan kembali ke ring untuk bertarung pada Juli 2026. Sebelumnya, mantan juara dunia kelas berat (90,7 kg) IBF, WBA, WBO, dan IBO itu mengalami kecelakaan mobil fatal di Nigeria, Desember 2025 yang menewaskan dua rekannya, Sina Ghami dan Latif ‘Latz’ Ayodele.
Kecelakaan itu terjadi setelah peraih medali emas tinju Olimpiade London 2012 tersebut mengalahkan Jake Paul. Anthony menang dengan knockout (KO) di ronde keenam di Miami.
“Sebenarnya, saya pikir Juli (2026) adalah waktu yang tepat untuk kembali. Kami sedang mempertimbangkan berbagai opsi di seluruh dunia untuk potensi kepulangan tersebut,” kata Promotor Anthony Koshua, Eddie Hearn, seperti dilansir Sky Sports.
Hearn menjelaskan Anthony kini sedang menjalani pemulihan dan untuk kembali bertarung. Namun, petinju berusia 36 tahun itu tidak melawan Tyson Fury yang kembali dari masa pensiunnya.
“(Anthony Joshua) seharusnya bertarung pada bulan Maret lalu melawan Tyson Fury. Itu tidak akan terjadi lagi. Dia tidak akan melawan Tyson Fury selanjutnya,” tegas Hearn.
Lebih jauh Hearn mengatakan pihaknya sebenarnya belum memiliki rencana pasti untuk mengumumkan apa yang akan terjadi selanjutnya, termasuk siapa lawan berikutnya.
Fokus Anthony Joshua saat ini, tambahnya, adalah kembali ke kamp pelatihan. Pasalnya secara fisik, Anthony Joshua belum siap untuk kembali ke kamp pelatihan. Namun demikian, arah ke sana sudah semakin dekat.
Hearn mengatakan tidak ada hal lain yang lebih diinginkan Joshua selain kembali ke kamp pelatihan. Ketika Joshua kembali ke kamp yang diharapkan dapat terjadi dalam beberapa minggu ke depan, Hearn melanjutkan, pembicaraan lebih mendalam akan dilakukan.
Pada awal 2026, Joshua mengisyaratkan keinginannya untuk mengejar cita-citanya di dunia tinju dan mengukuhkan warisannya untuk membantu menghormati kenangan Ghima dan Adoyele.
“Tujuan saya adalah untuk terus membantu mereka mencapai tujuan mereka. Bukan hanya kekuatan fisik yang akan membantu saya melewati ini, aku membutuhkan banyak kekuatan dari Tuhan,” kata Anthony.
Petinju Inggris itu menambahkan dirinya akan melakukan apa yang benar untuk mereka (Ghima dan Adoyele) dan keluarga mereka.
“Ini bukan tentang warisan, ini hanya tentang melakukan apa yang benar dan saya tahu saya akan melakukan apa yang benar untuk mereka. Saya tahu apa yang harus saya lakukan,” pungkasnya.

