Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Amerika Serikat–Indonesia Perkuat Kerja Sama Keamanan Siber di Tengah Ancaman Digital

Amerika Serikat–Indonesia Perkuat Kerja Sama Keamanan Siber di Tengah Ancaman Digital

Internasional Galuh Parantri28 Januari 2026 / 15:47 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wakil Asisten Menteri Luar Negeri (Asmenlu) AS bidang Bantuan Keamanan Kawasan, dan Diplomasi Publik di Biro Asia Timur dan Pasifik Robert Koepcke menyampaikan kata sambutan dalam Diskusi Kebijakan Ruang Siber Amerika Serikat dan Indonesia 2026 (Foto oleh: Erik Kurniawan / Kedubes AS Jakarta)
Wakil Asisten Menteri Luar Negeri (Asmenlu) AS bidang Bantuan Keamanan Kawasan, dan Diplomasi Publik di Biro Asia Timur dan Pasifik Robert Koepcke menyampaikan kata sambutan dalam Diskusi Kebijakan Ruang Siber Amerika Serikat dan Indonesia 2026 (Foto oleh: Erik Kurniawan / Kedubes AS Jakarta)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)-  Diskusi Kebijakan Ruang Siber antara Amerika Serikat dan Indonesia yang rampung hari ini menegaskan satu hal: kerja sama kedua negara di ranah digital tak lagi sekadar wacana. Di tengah meningkatnya ancaman siber dan kompleksitas keamanan kawasan Indo-Pasifik, dialog ini menjadi penanda komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan melindungi kepentingan publik.

Forum tersebut mempertemukan pejabat senior, pakar teknis, serta perwakilan pemerintah dari kedua negara. Delegasi Amerika Serikat dipimpin Wakil Asisten Menteri Luar Negeri bidang Bantuan Keamanan Kawasan dan Diplomasi Publik Biro Asia Timur dan Pasifik, Robert Koepcke. Ia menekankan pentingnya kemitraan strategis AS–Indonesia dalam penguatan kebijakan siber, penanganan penipuan daring, serta upaya melawan kejahatan siber lintas negara.

Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter Haymond, yang turut mendampingi delegasi, menyoroti konsistensi kerja sama siber bilateral yang telah terbangun selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, ancaman siber tidak mengenal batas negara dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Penipuan daring, perangkat pemeras (ransomware), dan serangan siber berdampak pada kita semua dan menimbulkan kerugian bagi orang-orang yang sudah bekerja keras,” ujar Haymond. “Bersama, kita bisa membangun benteng pertahanan melawan penjahat siber untuk melindungi warga negara dan kemakmuran ekonomi kita.”

Dalam kesempatan yang sama, Amerika Serikat mengumumkan tambahan bantuan untuk Indonesia di bidang keamanan siber hingga mencapai 10 juta dolar AS. Bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Nota Kesepahaman Keamanan Siber bilateral sekaligus cerminan keberhasilan Kemitraan Strategis Komprehensif, termasuk Rencana Aksi Keamanan Siber yang telah disepakati kedua negara.

Empat fokus utama kesepahaman ini adalah: Pertama, menampilkan keunggulan teknologi siber Amerika melalui pelibatan para ahli dari perusahaan keamanan siber AS untuk melatih dan membekali pemerintah Indonesia dengan perangkat serta kapasitas menghadapi serangan siber dari pihak asing.
Kedua, perlindungan infrastruktur penting. Penguatan pertahanan siber diharapkan mampu melindungi sistem-sistem vital Indonesia sekaligus memitigasi ancaman terhadap rantai pasok perdagangan global—sektor yang berdampak langsung pada warga dan pelaku usaha di kedua negara.
Ketiga, melawan kejahatan siber terorganisasi. Peningkatan kerja sama penegakan hukum bilateral ditujukan untuk mengganggu dan mencegah kejahatan lintas negara yang kian marak, terutama penipuan daring yang menyasar masyarakat luas.
Keempat, memperkuat keamanan kawasan. Kerja sama yang lebih erat dengan negara-negara Asia Tenggara dinilai krusial untuk meningkatkan kapabilitas siber regional dan mendorong terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang stabil, aman, dan makmur.

Baca Juga  Operasi Janji Sejati 4 Iran Klaim Tewaskan dan Lukai 200 Tentara AS

Bagi kedua negara, ruang siber kini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal perlindungan warga, ketahanan ekonomi, dan masa depan kawasan.

 

Amerika Serikat Dubes Amerika siber
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLIVE: Pelantikan Keanggotaan Dewan Energi Nasional, Istana Negara, 28 Januari 2026
Next Article Prabowo Lantik Anggota DEN, Bahlil Jadi Ketua Harian

Berita Lainnya

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Cosmo JNE Juara Futsal Nation Cup 2026 Usai Tundukkan Pangsuma FC 

Sasha Widiawati16 Februari 2026 / 09:12 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.