Birmingham (Tutur.co.id) – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan membuat kejutan dengan lolos ke perempat final All England 2026. Dia menumbangkan unggulan ketujuh dari Chinese Taipei Chou Tien Chen dengan dua game langsung 21-13 dan 21-19 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/206) malam WIB.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan Alwi dari Chou pada dua laga sebelumnya. Dia menyerah di Hong Kong Open 2025 (20-22, 21-16, 14-21) dan Australia Open 2025 (21-13, 21-23, 16-21).
“Alhamdulillah, waktu Tuhan pasti yang terbaik. Terima kasih ya Allah, saya berada di sini bukan karena diri saya, tapi karena Tuhan saya. Jadi tidak lupa mengucap puji syukur sebaik-baiknya,” kata Alwi setelah pertandingan.
Alwi mengatakan bahwa pertandingan melawan Chou Tien Chen sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pertemuan mereka sebelumnya di Australian Open 2025. Namun pada pertemuan kali ini, ia berusaha lebih fokus melawan dirinya sendiri, terutama mengatasi rasa ragu-ragu dan trauma yang sempat dirasakannya. Menurutnya, kemampuan mengendalikan perasaan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantunya memenangkan pertandingan.
Ia juga menilai Chou Tien Chen sebagai pemain yang unik. Menurut Alwi, semakin banyak perhatian yang tertuju kepada Chou, justru semakin keluar permainan terbaiknya. Karena itu, dalam pertandingan tersebut ia berusaha meredam situasi dan menjaga suasana tetap tenang.
Alwi mengibaratkan pendekatan itu seperti tidak membangunkan singa yang sedang tidur. Ia memilih bermain dalam tempo yang tidak terlalu tinggi, namun tetap menjaga fokus pada permainan sepanjang pertandingan. Di perempat final, Alwi menghadapi Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.
“Bertemu Kunlavut, bisa revans lagi mungkin, kita tidak pernah tahu. Saya akan memberikan yang terbaik, tapi sekarang mau reset pikiran dan fokus dulu, besok baru digas lagi,” pungkas Alwi.

