Jakarta (tutur.co.id) – Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, sebagian besar pemudik biasanya sudah mengantongi tiket perjalanan pulang kampung. Baik menggunakan kereta api, bus, maupun pesawat, tiket memang menjadi hal utama yang dipastikan sejak jauh hari.
Namun persiapan mudik tidak berhenti pada tiket saja. Ada sejumlah hal kecil yang sering terlupakan, padahal justru hal kecil inilah yang bisa memengaruhi kenyamanan perjalanan Anda. Tanpa persiapan yang matang, pengeluaran kecil selama perjalanan juga berpotensi membuat budget membengkak.
Berikut beberapa persiapan yang sering terlewat oleh pemudik transportasi umum.
Menghitung biaya transportasi dari dan menuju titik keberangkatan
Sering kali orang hanya fokus pada harga tiket perjalanan utama. Padahal masih ada biaya transport dari rumah menuju stasiun, terminal, atau bandara.
Begitu juga setelah tiba di kota tujuan. Biasanya masih diperlukan ongkos tambahan seperti ojek, taksi, atau kendaraan lain untuk sampai ke rumah keluarga. Jika tidak diperhitungkan sejak awal, biaya ini bisa cukup terasa.
Menyiapkan uang tunai secukupnya
Meski pembayaran digital semakin umum digunakan, beberapa transaksi kecil selama perjalanan masih membutuhkan uang tunai. Misalnya untuk parkir kendaraan, membeli makanan di pedagang kecil, menggunakan jasa porter, atau membayar transport lokal.
Menyiapkan uang tunai dalam nominal kecil bisa membantu transaksi menjadi lebih praktis selama perjalanan.
Mengatur barang bawaan agar tetap praktis
Membawa terlalu banyak barang bisa membuat perjalanan menjadi melelahkan, terutama jika harus berpindah moda transportasi atau berjalan cukup jauh di stasiun atau terminal.
Ada baiknya prioritaskan barang yang benar-benar diperlukan. Gunakan tas atau koper yang mudah dibawa dan tidak terlalu berat agar mobilitas selama perjalanan tetap nyaman.
Membawa bekal sederhana dari rumah
Harga makanan dan minuman di area transportasi biasanya lebih mahal dibandingkan di tempat lain. Karena itu, membawa bekal sederhana dari rumah bisa menjadi cara menghemat pengeluaran.
Air minum, camilan ringan, atau makanan praktis bisa membantu menunda rasa lapar selama perjalanan tanpa harus sering membeli di perjalanan.
Menyiapkan hiburan selama perjalanan
Perjalanan mudik dengan transportasi umum bisa memakan waktu cukup lama. Tanpa persiapan, waktu perjalanan bisa terasa membosankan, terutama jika membawa anak.
Beberapa hal sederhana seperti buku, musik di ponsel, atau permainan kecil bisa membantu mengisi waktu perjalanan agar terasa lebih menyenangkan.
Menyimpan dokumen perjalanan di tempat yang mudah dijangkau
Tiket digital, kartu identitas, atau kode pemesanan sebaiknya disimpan di tempat yang mudah diakses. Jika menggunakan tiket elektronik, pastikan juga baterai ponsel cukup agar tiket bisa ditunjukkan saat pemeriksaan.
Sebagai langkah antisipasi, menyimpan salinan tiket atau tangkapan layar di ponsel juga bisa membantu jika terjadi kendala jaringan.
Mudik dengan transportasi umum bisa tetap terasa nyaman jika persiapan dilakukan dengan baik. Selain memastikan tiket perjalanan, memperhatikan hal-hal kecil seperti pengeluaran tambahan, barang bawaan, hingga kebutuhan selama perjalanan dapat membantu perjalanan pulang kampung menjadi lebih lancar dan menyenangkan.

