Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Ini Lima Alasan Mengapa Perempuan Suka Menumpuk Barang

Ini Lima Alasan Mengapa Perempuan Suka Menumpuk Barang

Health Galuh Parantri07 Januari 2026 / 15:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Barang Menumpuk (Foto: Ilustrasi Canva)
Ilustrasi Barang Menumpuk (Foto: Ilustrasi Canva)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- Pernah melihat rekan atau teman Anda yang punya kebiasaan menumpuk barang di rumahnya? Atau mungkin orang tua Anda sendiri juga melakukannya? Kebiasaan perempuan menumpuk barang ternyata dekat dengan alasan di balik kondisi mental seseorang.

Kebiasaan menumpuk barang bukan sekadar kekacauan pada pengaturan barang. Dikutip dari laman lifecycletransations, di balik kebiasaan hoarding disorder atau menumpuk barang pada perempuan ternyata sangat erat dikaitkan dengan faktor emosional, psikologis, dan sosial yang mendalam.

Ini lima alasan awal di balik kebiasaan menumpuk barang atau menimbun barang:

  • Barang Membawa Arti Emosional Mendalam

Ada kekuatan emosional yang dirasakan perempuan dari barang-barang yang dimiliki atau diberi. Misal sebuah kartu ucapan sebagai tanda ia dicintai.

  • Besar di Keluarga Penyimpan Kenangan

Sejak kecil, anak perempuan belajar memiliki tanggung jawab untuk melestarikan ikatan dalam keluarga melalui barang-barang. Misal menyimpan foto keluarga, terbesit tanggung jawab, “Aku harus menyimpan baik-baik foto ini.”

  • Sedang Membangun Dinding Menghadapi Dunia yang Menakutkan

Kebanyakan perempuan secara tidak sadar menumpuk barang untuk mengalihkan rasa takutnya pada ancaman dunia. Lapisan-lapisan barang yang dikumpulkan layaknya benteng pelindung atas pengalaman yang tidak mengenakkan pada seorang perempuan. Misal mengalami kekerasan, atau pelanggaran, bahkan kehilangan.

  • Terjebak dalam Kebingungan untuk Membuat Keputusan

Membuat keputusan “simpan atau buang” menjadi perbedaan mencolok antara laki-laki dan perempuan. Bagi perempuan yang menimbun atau menumpuk barang, ia akan intens mengalami hal-hal : ketakutan salah membuat keputusan, kesulitan memisahkan barang yang masih berguna dan tidak, ada tuntutan tak kasat mata yang mengharuskan ia membuat keputusan sempurna.

  • Terlalu Perfeksionis

Saat segalanya harus sempurna, perfeksionisme membuat perempuan akhirnya menumpuk barang. Karena banyak berpikir untuk mencapai kesempurnaan.

Baca Juga  Ini Dampak Kebiasaan Menumpuk Barang bagi Anak

Lima alasan ini yang harus Anda amati dan sadari, agar dapat mengantisipasi kebiasaan menumpuk barang atau hoarding disorder. 

hoarding kesehatan mental Perempuan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKereta Api Jadi Favorit Turis Bule
Next Article Tanpa Jasa Petani, Kita Tidak Akan Merdeka

Berita Lainnya

Tahun Ajaran Baru, 7 Hal yang Sering Dilupakan Orang Tua Selain Seragam dan Buku

11 Juli 2026 / 08:58 WIB

7 Tips Mengatur Anggaran Persiapan Sekolah Anak agar Dompet Tetap Aman

10 Juli 2026 / 14:20 WIB

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

Usia Boleh Bertambah, Tapi Emosi Belum Tentu Dewasa: Memahami Konsep Usia Emosional

23 Juni 2026 / 09:35 WIB

7 Tips Mengatur Screen Time Anak Saat Liburan Sekolah

22 Juni 2026 / 15:15 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Bulog Bakal Libatkan Pemuda Karang Taruna Jadi Tim Jemput Gabah Petani

Deba Salamah03 Januari 2026 / 17:14 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.