Teheran (Tutur.co.id) – Israel rupanya tak hanya menyasar Teheran dengan rudal. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Israel juga melakukan serangan siber. Beberapa media Iran menjadi target sasaran serangan siber ini.
Media yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran mengonfirmasi adanya gangguan pada beberapa platform berita nasional. Dan Fars News Agency menyebut dua kantor berita besar, yakni Islamic Republic News Agency (IRNA) dan Islamic Students News Agency (ISNA), termasuk yang menjadi target serangan siber.
Tak hanya itu, kanal Telegram “Vahid Online” turut membagikan tangkapan layar yang diklaim menunjukkan momen peretasan terhadap sistem IRNA. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait pelaku maupun skala kerusakan yang ditimbulkan dari serangan siber ini.
Insiden ini memperlihatkan eskalasi konflik tak hanya di medan militer, tetapi juga di ranah digital sekaligus mempertegas bahwa perang modern kini berlangsung serentak di udara dan dunia siber.
Sebelumnya beberapa ledakan besar terjadi di Teheran setelah Israel dengan bantuan Amerika Serikat meluncurkan beberapa rudal. Menurut informasi yang berkembang, serangan itu menyasar keberadaan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

