Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Dari Skandal ke Reformasi Tata Kelola, Bank Vatikan Luncurkan Indeks Saham Berbasis Prinsip Etika Katolik

Dari Skandal ke Reformasi Tata Kelola, Bank Vatikan Luncurkan Indeks Saham Berbasis Prinsip Etika Katolik

Finance Gusti Tetiro17 Februari 2026 / 13:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Institute for the Works of Religion atau yang lebih dikenal sebagai Bank Vatikan (Foto: IOR)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Di tengah perdebatan global tentang investasi berkelanjutan dan etika keuangan, Institute for the Works of Religion—yang lebih dikenal sebagai Bank Vatikan—meluncurkan dua tolok ukur saham baru di Amerika Serikat dan kawasan Euro.

Kedua indeks tersebut, yakni Morningstar IOR Eurozone Catholic Principles dan Morningstar IOR US Catholic Principles, diklaim “sepenuhnya selaras dengan prinsip etika Katolik”.

Peluncuran yang diumumkan pada Selasa (10/2) ini menandai babak baru dalam sejarah panjang IOR sebagai lembaga keuangan yang beroperasi di dalam wilayah Negara Kota Vatikan. Langkah tersebut juga memperlihatkan bagaimana institusi keagamaan berupaya merespons dinamika pasar modal global tanpa meninggalkan pijakan doktrinalnya.

 

Kolaborasi dengan Morningstar

Dalam pernyataan resminya, IOR menyebut kedua indeks itu dikembangkan bersama Morningstar, penyedia analisis investasi independen dan solusi indeks berbasis di Amerika Serikat.

Kerja sama ini bukan sekadar teknis penyusunan indeks. Ia menjadi simbol pertemuan antara dunia finansial modern dengan prinsip moral yang berakar pada ajaran Gereja Katolik. Indeks tersebut dirancang mengikuti praktik terbaik pasar sekaligus memenuhi kriteria etika Katolik yang tertuang dalam Kebijakan Investasi IOR.

Secara struktur, masing-masing indeks mencakup 50 emiten dengan fokus pada perusahaan berkapitalisasi menengah dan besar. Pemilihan ini mencerminkan orientasi pada stabilitas dan reputasi korporasi, sekaligus menjaga kesesuaian dengan prinsip moral yang menjadi landasan penyaringannya.

 

Dari Skandal ke Reformasi Tata Kelola

Secara historis, IOR bukan lembaga tanpa kontroversi. Sejak dekade 1980-an, Bank Vatikan beberapa kali terseret isu tata kelola dan transparansi. Reformasi besar dilakukan dalam dua dekade terakhir untuk memperkuat akuntabilitas dan standar kepatuhan internasional.

Peluncuran indeks berbasis prinsip Katolik ini dapat dibaca sebagai bagian dari kesinambungan reformasi tersebut—upaya menegaskan identitas moral sekaligus meningkatkan kredibilitas institusional di pasar global.

Baca Juga  OJK Imbau Disiplin Keuangan Usai Lebaran, Tekanan Pengeluaran Masih Terasa

Dalam pernyataannya, IOR menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen memastikan seluruh proses investasi “sepenuhnya konsisten dengan prinsip etika Katolik”. Dengan kata lain, indeks ini bukan sekadar produk finansial, melainkan manifestasi kebijakan nilai.

 

Investasi Etis di Tengah Tren ESG

Langkah IOR juga berlangsung di tengah menguatnya tren Environmental, Social, and Governance (ESG) di pasar global. Namun pendekatan IOR berbeda: ia tidak hanya menilai aspek lingkungan dan tata kelola, tetapi juga mempertimbangkan doktrin sosial Gereja—termasuk isu kehidupan, martabat manusia, serta aktivitas bisnis yang dinilai bertentangan dengan ajaran moral Katolik.

Indeks Morningstar IOR Catholic Principles Eurozone dan US dirancang agar fleksibel terhadap perkembangan pendekatan investasi etis berbasis prinsip Katolik di masa depan. Artinya, metodologi penyaringan dapat diperbarui sesuai interpretasi dan kebijakan lembaga.

Dalam lanskap finansial global yang semakin sensitif terhadap nilai dan reputasi, langkah Bank Vatikan ini menunjukkan bahwa bahkan institusi keagamaan pun aktif membentuk instrumen pasar modal—dengan bahasa iman yang diterjemahkan ke dalam angka, kapitalisasi, dan portofolio.

Bank Vatikan headline indeks saham Katolik Institute for the Works of Religion investasi etis Katolik. IOR Morningstar IOR Catholic Principles
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePertemuan Menlu Sugiono dengan Sekjen PBB, Fokus Masalah Palestina
Next Article Unik, 6 Tradisi Awal Puasa dari Berbagai Negara

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Iran Luncurkan Serangan Gelombang ke-81, Rudal Ditempeli Gambar Yazid bin Muawiyah

Toto Pribadi25 Maret 2026 / 22:58 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.