Jakarta (Tutur.co.id) – Xiaomi HyperOS baru saja melakukan update. Dan Xiaomi HyperOS 3 ini langsung menjadi perbincangan setelah secara resmi dirilis di Indonesia. Apa yang menarik dari perangkat lunak Xiaomi ini?
Sistem ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada 28 Agustus 2025 di China, dan mulai dirilis secara bertahap ke perangkat global dari Oktober–November 2025 hingga awal 2026.
Distribusi update masih berjalan bertahap tergantung model dan wilayah, banyak pengguna masih menunggu giliran update untuk smartphone mereka.
Apa itu Xiaomi HyperOS?
Xiaomi HyperOS adalah sistem operasi terbaru yang dikembangkan oleh Xiaomi sebagai penerus dari antarmuka MIUI di semua perangkat Xiaomi, Redmi, dan POCO yang kompatibel.
Sistem ini berbasis Android dan dirancang tidak hanya untuk ponsel, tetapi juga untuk tablet, perangkat IoT (Internet of Things), wearables, hingga perangkat otomotif dalam ekosistem Xiaomi.
HyperOS resmi diperkenalkan pada Oktober 2023 bersamaan dengan peluncuran seri Xiaomi 14, kemudian mulai menggantikan MIUI secara bertahap di global sepanjang 2024–2025.
HyperOS menarik perhatian karena membawa perubahan besar dari gaya khas MIUI sebelumnya. Perubahan ini bukan sekadar visual atau nama saja, tetapi sebuah platform yang dirancang sebagai tulang punggung ekosistem perangkat pintar Xiaomi.
Fitur Unggulan dan Perangkat yang Mendukung HyperOS
HyperOS sendiri diklaim punya banyak keunggulan mulai dari animasi dan UI responsive, optimasi daya dan performa, keamanan lebih ketat serta dilengkapi fitur AI dan konektivitas lebih pintar.
Berbicara perangkat yang mendukung, sejak peralihan dari MIUI, banyak perangkat Xiaomi yang sudah menggunakan atau mendapatkan update HyperOS antara lain Seri Xiaomi 13 & 14, Redmi dan POCO yang lebih baru, Tablet seperti Xiaomi Pad 6, Pad 7.

