Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
  • OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Pemerintah Percepat Renovasi Rp15 Juta hingga Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumatra

Pemerintah Percepat Renovasi Rp15 Juta hingga Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumatra

Daerah Adi P30 Desember 2025 / 11:36 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mendagri pada acara groundbreaking (peletakan batu pertama) Pembangunan 103 Rumah untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (21/12/2025). (Foto: Dok.Puspen Kemendagri)
Mendagri pada acara groundbreaking (peletakan batu pertama) Pembangunan 103 Rumah untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (21/12/2025). (Foto: Dok.Puspen Kemendagri)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta  (tutur.co.id) — Pemerintah pusat menyiapkan skema bantuan renovasi dan hunian bagi warga terdampak bencana di Sumatra. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut bantuan renovasi rumah akan diberikan sebesar Rp15 juta untuk kategori rusak ringan dan Rp30 juta untuk rusak sedang. Skema ini ditujukan agar warga dapat segera kembali menempati rumahnya tanpa harus menunggu pembangunan hunian baru.

Pernyataan itu disampaikan Tito dalam Konferensi Pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.

Untuk rumah yang rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan dua opsi: hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Warga juga diberi keleluasaan memilih tinggal sementara bersama keluarga atau kerabat sembari menunggu proses pembangunan hunian permanen.

“Pemerintah tidak memaksakan satu skema. Ada yang memilih hunian sementara, ada juga yang ingin menerima bantuan tapi tinggal dulu di rumah keluarga,” ujar Tito.

Pembangunan hunian tetap, menurut Tito, akan dilakukan melalui berbagai jalur. Danantara akan membangun sebagian huntap, disusul Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta dukungan gotong royong dari berbagai elemen masyarakat. Pemerintah berupaya menghindari tumpang tindih program yang kerap menghambat pemulihan pascabencana.

Namun, Tito menegaskan percepatan penyaluran bantuan sangat bergantung pada kelengkapan data di daerah. Pemerintah daerah diminta segera menyerahkan data penerima bantuan secara rinci—by name, by address—berdasarkan tingkat kerusakan rumah.

“Kesepakatannya jelas. Data berasal dari Pemda. Tanpa data yang akurat, bantuan tidak bisa kami dorong lebih cepat,” kata Tito.

Data sementara dari tiga provinsi terdampak di Sumatra mencatat 213.432 rumah terdampak bencana. Rinciannya, 68.850 rumah rusak ringan, 37.520 rusak sedang, dan 56.108 rusak berat. Sekitar dua pertiga di antaranya masuk kategori rusak ringan dan sedang—kelompok yang diharapkan paling cepat pulih melalui bantuan renovasi.

Baca Juga  Video: Kepala BNPB Tinjau Aceh Timur, Pastikan Anak Sekolah dan Huntara Rampung

Jika penyaluran berjalan sesuai rencana, sebagian besar warga terdampak dapat kembali menempati rumahnya sembari proses pemulihan lingkungan dan infrastruktur berlangsung.

Konferensi pers yang berlangsung hampir satu jam itu dihadiri sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa pemulihan pascabencana di Sumatra bukan sekadar urusan teknis, melainkan ujian koordinasi negara—dari meja pusat hingga ke desa-desa terdampak.

Mendagri pada acara groundbreaking (peletakan batu pertama) Pembangunan 103 Rumah untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (21/12/2025). (Foto: Dok.Puspen Kemendagri)

 

 

banjir sumatera bantuan pemerintah mendagri tito karnavian tutur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDitreskrimsus Polda Kalbar Ungkap 38 Kasus PETI, 73 Orang Ditetapkan jadi Tersangka
Next Article Tinjau Aceh Tamiang, Wamendagri Bima Arya: Cepat Pulihkan Layanan Publik

Berita Lainnya

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

Video: Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus Kejagung

15 Juli 2026 / 16:00 WIB

Video: Ada Pejabat Simpan Emas 74 Kg, Bos BCA: Kurang Pintar Aja Itu

15 Juli 2026 / 15:00 WIB

Video: Mitra BGN Ultimatum Pemerintah, Ancam Gembok Dapur MBG Secara Nasional

15 Juli 2026 / 13:00 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR

14 Juli 2026 / 13:06 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Simak Rekomendasi 4 Saham dari MNC Sekuritas, IHSG Masih Rawan Koreksi

Gusti Tetiro24 Juni 2026 / 08:08 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026

18 Juli 2026 / 18:36 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.