Jakarta (tutur.co.id)- Musibah dan bencana tidak ada yang bisa tahu kapan datangnya. Pasti saat momen itu datang, bisa jadi tangan bergetar, nafas tak teratur, tidak ingat apapun. Apa yang harus kulakukan? Siapa yang dapat kuhubungi?
Ini bukan sekadar angka, tapi pengingat bahwa Anda harus bersiap, berjaga, mengantisipasi untuk dapat melindungi dan bertindak cepat siapa yang harus Anda kontak dalam keadaan darurat.
Pentingnya simpan nomor darurat
Dalam keadaan darurat waktu adalah penentu. Manfaat Anda menyimpan nomor darurat di antaranya, mengurangi kepanikan, mempercepat akses bantuan.
Daftar Nomor Kontak Penting
• 112 – Panggilan darurat nasional
• 110 – Kepolisian RI
• 113 – Pemadam Kebakaran
• 115 – Basarnas (Pencarian & Pertolongan)
• 129 – Posko Bencana Alam
• 123 – PLN
• 118/119 – Ambulans
• 14080 – Pertolongan di Jalan Tol (Jasa Marga)
Pastikan nomor-nomor ini tersimpan dalam kontak, bukan dalam catatan.
Nomor kontak darurat pribadi
- Nomor dokter keluarga /dokter kandungan.
- Rumah Sakit rujukan terdekat dari rumah atau kantor Anda.
- Apotek terdekat 24 jam.
- Klinik 25 jam sekitar area rumah.
Simpan nomor kontak ini dengan keterangan yang jelas.
Kontak Keluarga
Pastikan di ponsel Anda sudah memasukkan nomor keluarga sebagai nomor darurat. Yang bisa langsung diakses tanpa membuka kunci gawai Anda.
Menyimpan nomor penting ini bukan awal kecemasan melainkan bentuk kesiapan. Luangkan waktu sekarang, atur ulang di ponsel Anda. Hal kecil ini kelak bermanfaat.

