Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»BMKG Ungkap Ada Awan Cumulonimbus Saat Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak

BMKG Ungkap Ada Awan Cumulonimbus Saat Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak

Hukum Deba Salamah20 Januari 2026 / 18:05 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tim Gabungan Basarnas kecelakan pesawat ATR di Bulusaraung menemukan korban pada Ahad siang (18/1/2026. (Foto:Tutur/Dok Tim Basarnas)
Tim Gabungan Basarnas kecelakan pesawat ATR di Bulusaraung menemukan korban pada Ahad siang (18/1/2026. (Foto:Tutur/Dok Tim Basarnas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan adanya awan tebal jenis Cumulonimbus di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, saat pesawat ATR 42-500 hilang kontak pada 17 Januari 2026. Saat itu pesawat dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan berdasarkan analisis meteorologi bandara dan citra satelit, kondisi cuaca secara umum terpantau relatif stabil. Namun, awan Cumulonimbus masih terdeteksi di wilayah pendekatan pendaratan dan perlu diwaspadai.

“Cuaca diperkirakan relatif stabil, tetapi masih terdapat awan Cb di wilayah pendekatan saat pendaratan,” kata Faisal dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

BMKG menegaskan, pemaparan tersebut disampaikan untuk memberikan gambaran objektif mengenai kondisi meteorologis saat kejadian dan tidak dimaksudkan untuk mengaitkan dengan penyebab teknis insiden.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan menyatakan penyelidikan kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, sepenuhnya dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Faisal menambahkan keberadaan awan tebal dinilai berpotensi memengaruhi fase pendekatan pesawat saat pendaratan meski ondisi cuaca di area bandara tidak menunjukkan gangguan signifikan.

Baca Juga  Daftar Wilayah Indonesia Status Siaga dan Waspada Tsunami Mindanao
BMKG Cumulonimbus Maros pesawat atr 42-500
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: TNI dan Polri Kebut Pembangunan Hunian Sementara di Sumatra Barat
Next Article KPK Ungkap Identitas 9 Orang Terjaring OTT Wali Kota Madiun

Berita Lainnya

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Bos Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana Maju dalam Bursa Calon Direksi BEI

Gusti Tetiro12 Mei 2026 / 07:58 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.