Jakarta (tutur.co.id)- Menjelang tahun ajaran baru, banyak orang tua mulai disibukkan dengan membeli seragam, tas, sepatu, hingga alat tulis. Padahal, persiapan sekolah anak tidak hanya soal perlengkapan. Ada sejumlah hal penting yang kerap luput dari perhatian, padahal berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesiapan anak saat kembali belajar.
Agar anak Anda lebih siap menghadapi hari pertama sekolah, berikut tujuh hal yang sering terlupakan oleh orang tua.
1. Mengembalikan rutinitas tidur
Libur panjang sering membuat jam tidur anak berubah. Mulailah mengatur kembali waktu tidur dan bangun setidaknya satu minggu sebelum sekolah dimulai agar anak tidak kesulitan beradaptasi.
2. Melatih kembali kebiasaan pagi
Bangun lebih pagi, mandi, sarapan, dan bersiap sesuai jadwal sekolah perlu kembali dibiasakan. Rutinitas ini membantu anak menjalani hari pertama tanpa terburu-buru.
3. Menyiapkan mental anak
Selain perlengkapan, kesiapan emosional juga penting. Ajak anak berbincang tentang sekolah, guru, atau teman baru agar mereka merasa lebih percaya diri dan tidak cemas.
4. Memeriksa perlengkapan lama
Tidak semua kebutuhan harus dibeli baru. Tas, tempat pensil, botol minum, atau kotak bekal yang masih layak digunakan dapat dimanfaatkan kembali sehingga lebih hemat.
5. Menyusun anggaran sekolah
Pengeluaran menjelang tahun ajaran baru biasanya meningkat. Karena itu, orang tua sebaiknya membuat daftar kebutuhan dan menentukan prioritas agar belanja tetap sesuai anggaran.
6. Menyiapkan bekal dan menu mingguan
Merencanakan menu sejak awal dapat membantu menghemat waktu sekaligus memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup selama bersekolah.
7. Memberi label pada perlengkapan anak
Hal sederhana seperti menuliskan nama pada buku, botol minum, kotak bekal, hingga jaket dapat memudahkan anak mengenali barang miliknya dan mengurangi risiko tertukar atau hilang.
Persiapan sekolah yang matang bukan hanya diukur dari lengkapnya perlengkapan yang dibeli. Dukungan orang tua dalam membangun rutinitas, kesiapan mental, dan kebiasaan positif juga menjadi bekal penting agar anak dapat memulai tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri dan semangat.

