Mexico City (Tutur.co.id) – Timnas Inggris memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan tuan rumah Meksiko dengan skor dramatis 3-2 di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) pukul 08.00 WIB.
The Three Lions harus berjuang keras untuk mempertahankan keunggulan setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54 akibat kartu merah yang diterima Jarell Quansah. Meski kalah dalam penguasaan bola dan terus ditekan hingga akhir pertandingan, Inggris tetap mampu mempertahankan kemenangan.
Dua gol Jude Bellingham dan satu gol Harry Kane dari titik penalti memastikan skuad asuhan Thomas Tuchel melaju ke delapan besar. Di balik kemenangan tersebut, tersimpan sejumlah catatan menarik yang semakin mempertegas pentingnya hasil ini dalam sejarah sepak bola Inggris.
Berikut sembilan fakta menarik usai kemenangan Inggris atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
1. Inggris Akhiri Keangkeran Stadion Azteca
Kemenangan ini mencatatkan sejarah baru bagi The Three Lions. Inggris menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan Meksiko di Stadion Azteca dalam pertandingan Piala Dunia. Sebelum laga ini, El Tri tidak pernah kalah dalam 10 pertandingan Piala Dunia yang mereka jalani di stadion legendaris tersebut.
2. Tim Eropa Pertama yang Menang di Azteca dalam Laga Kompetitif
Keberhasilan Inggris juga mengakhiri dominasi Meksiko di kandang sendiri. The Three Lions menjadi tim ketiga yang mampu mengalahkan Meksiko di Stadion Azteca dalam pertandingan kompetitif setelah Kosta Rika pada 2001 dan Honduras pada 2013. Lebih istimewa lagi, Inggris jadi negara Eropa pertama yang berhasil mencatatkan prestasi tersebut.
3. Inggris Akhirnya Menumbangkan Tuan Rumah di Fase Gugur
Kemenangan atas Meksiko juga mengakhiri catatan panjang yang belum pernah dicapai Inggris. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Inggris berhasil mengalahkan tim tuan rumah pada fase gugur turnamen besar, baik di Piala Dunia maupun Piala Eropa.
4. Jude Bellingham Masuk Daftar Legenda Stadion Azteca
Penampilan Jude Bellingham menjadi salah satu sorotan utama pertandingan. Dua gol yang dicetaknya membuat gelandang Real Madrid itu menjadi pemain keempat dalam sejarah yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan di Stadion Azteca pada ajang Piala Dunia.
Sebelumnya, catatan serupa hanya dimiliki oleh Gerd Muller (1970), Gary Lineker (1986), dan Diego Maradona yang melakukannya dua kali pada Piala Dunia 1986.
5. Inggris Jadi Tim Pertama yang Membobol Gawang Meksiko
Pertahanan Meksiko akhirnya runtuh. Inggris menjadi tim pertama yang berhasil mencetak gol ke gawang El Tri sepanjang Piala Dunia 2026. Kiper Raul Rangel akhirnya kebobolan setelah mempertahankan gawangnya tetap bersih selama 384 menit di turnamen ini.
6. Dua Gol Bellingham Masuk Rekor Tercepat Piala Dunia
Jude Bellingham hanya membutuhkan waktu 99 detik untuk mencetak dua gol ke gawang Meksiko. Catatan tersebut menjadi yang tercepat ketiga dalam sejarah Piala Dunia.
Rekor pertama masih dipegang Toni Kroos saat mencetak dua gol ke gawang Brasil dalam waktu 70 detik pada Piala Dunia 2014.
Sementara posisi kedua ditempati Kylian Mbappe yang mencetak dua gol ke gawang Argentina dalam waktu 95 detik pada final Piala Dunia 2022.
7. Harry Kane Terlibat dalam 81 Gol Musim Ini
Harry Kane kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin lini depan Inggris. Selain mencetak satu gol melalui tendangan penalti, sang kapten juga menyumbang satu assist untuk gol kedua Jude Bellingham.
Dengan tambahan kontribusi tersebut, Kane kini telah terlibat langsung dalam 81 gol sepanjang musim 2025/2026 bersama klub dan tim nasional, dengan rincian 73 gol dan delapan assist.
8. Inggris Semakin Dekat dengan Rekor Brasil dan Jerman
Keberhasilan melaju ke babak delapan besar membuat Inggris kini telah 11 kali mencapai perempat final Piala Dunia. Jumlah tersebut menempatkan The Three Lions di antara negara-negara tersukses dalam sejarah turnamen.
Hanya Brasil yang telah mencapai perempat final sebanyak 15 kali dan Jerman dengan 14 kali yang memiliki catatan lebih baik.
9. Kartu Merah Pertama Inggris di Piala Dunia dalam 20 Tahun
Laga melawan Meksiko juga menghadirkan catatan yang tidak diinginkan. Bek muda Jarell Quansah menjadi pemain Inggris pertama yang menerima kartu merah di Piala Dunia dalam dua dekade terakhir.
Sebelumnya, pemain terakhir The Three Lions yang diusir keluar lapangan adalah Wayne Rooney saat menghadapi Portugal pada perempat final Piala Dunia 2006.
Mental Juara Jadi Modal Inggris Menghadapi Norwegia
Di luar berbagai rekor tersebut, kemenangan atas Meksiko menunjukkan karakter kuat skuad asuhan Thomas Tuchel. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah, kehilangan satu pemain sejak awal babak kedua, serta menghadapi tekanan tanpa henti tidak membuat Inggris kehilangan fokus.
Kemampuan bertahan di bawah tekanan menjadi modal berharga menjelang laga perempat final menghadapi Norwegia yang dipimpin Erling Haaland.
Namun, Inggris juga menyadari masih banyak aspek yang harus diperbaiki. Dominasi penguasaan bola dan jumlah peluang masih menjadi milik lawan, sehingga efektivitas penyelesaian akhir dan disiplin bertahan akan kembali menjadi kunci jika The Three Lions ingin terus melangkah dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.

