Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Penguatan IHSG Berlanjut, BRI Danareksa Rekomendasikan BUMI, PADI, dan AMMN
  • Samsat Keliling Hadir di 14 Titik Hari Ini, 6 Juli 2026
  • Catat! Lokasi Layanan SIM Keliling 6 Juli 2026
  • IHSG Berpeluang Uji Level 6.000, Analis Rekomendasikan 6 Saham Potensial
  • IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB
  • Parade IPO Juli Dimulai, Analis Ingatkan Investor Jangan Terjebak Harga Murah
  • BEI Kaji Aturan Baru Papan Pemantauan Khusus, Sejumlah Kriteria Berpotensi Dihapus
  • CORE: Lelang SUN 7 Juli Berpeluang Diburu Investor, Yield Tinggi Jadi Magnet
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Parade IPO Juli Dimulai, Analis Ingatkan Investor Jangan Terjebak Harga Murah

Parade IPO Juli Dimulai, Analis Ingatkan Investor Jangan Terjebak Harga Murah

Market Gusti Tetiro06 Juli 2026 / 05:44 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gambar ilustrasi AI: dua eksekutif sedang berdiskusi tentang perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal diramaikan gelombang penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) sepanjang Juli 2026. Banyaknya emiten baru yang melantai di bursa membuat investor dihadapkan pada beragam pilihan. Namun, analis mengingatkan agar keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada harga saham yang terlihat murah.

Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana mengatakan setiap emiten yang melaksanakan IPO memiliki karakteristik, prospek, dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, investor tidak bisa menyamaratakan seluruh saham IPO hanya karena sama-sama baru tercatat di bursa.

“Kesalahan terbesar investor adalah menilai IPO hanya dari nominal harga sahamnya,” kata Hendra, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, saham yang ditawarkan pada harga Rp100 belum tentu lebih murah dibandingkan saham seharga Rp1.000 apabila kemampuan menghasilkan laba, tingkat pengembalian modal, prospek industri, hingga kualitas manajemen perusahaan berbeda jauh.

“Yang seharusnya dibeli investor bukan sekadar harga saham, melainkan kualitas bisnis di balik harga tersebut,” tegasnya.

Hendra menilai kondisi pasar saat ini masih diwarnai tantangan berupa menurunnya likuiditas perdagangan, belum pulihnya arus dana asing secara penuh, serta tingginya ketidakpastian ekonomi global. Situasi tersebut membuat kualitas emiten yang melakukan IPO pada tahun ini semakin beragam.

Karena itu, investor perlu mencermati fundamental perusahaan, bukan sekadar tergiur harga penawaran perdana atau potensi kenaikan harga pada hari pertama perdagangan.

Sepanjang Juli 2026, sedikitnya enam perusahaan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia, yakni PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT ESA Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL).

Baca Juga  OJK Respons Serius Peringatan MSCI, Friderica: Reformasi Pasar Modal Terus Dipercepat

Hendra menilai masing-masing perusahaan menawarkan peluang investasi sekaligus tingkat risiko yang berbeda.

Sebagai contoh, PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dikenal melalui merek Inaco memiliki kekuatan pada merek dagang dan jaringan distribusi yang luas. Namun, dalam tiga tahun terakhir, pendapatan perseroan justru menurun dari sekitar Rp839 miliar menjadi Rp753 miliar.

Di sisi lain, laba bersih JELI meningkat dari sekitar Rp2 miliar menjadi Rp39 miliar. Menurut Hendra, kenaikan tersebut lebih banyak ditopang oleh efisiensi biaya dibandingkan pertumbuhan penjualan.

“Artinya, investor yang membeli saham JELI pada valuasi sekitar 31 kali laba sedang membayar premi terhadap efisiensi, bukan terhadap pertumbuhan,” jelasnya.

bursa efek indonesia headline Hendra Wardana IPO saham Saham IPO Juli 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBEI Kaji Aturan Baru Papan Pemantauan Khusus, Sejumlah Kriteria Berpotensi Dihapus
Next Article IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB

Berita Lainnya

Penguatan IHSG Berlanjut, BRI Danareksa Rekomendasikan BUMI, PADI, dan AMMN

06 Juli 2026 / 08:08 WIB

IHSG Berpeluang Uji Level 6.000, Analis Rekomendasikan 6 Saham Potensial

06 Juli 2026 / 07:27 WIB

IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB

06 Juli 2026 / 06:10 WIB

BEI Kaji Aturan Baru Papan Pemantauan Khusus, Sejumlah Kriteria Berpotensi Dihapus

06 Juli 2026 / 04:36 WIB

CORE: Lelang SUN 7 Juli Berpeluang Diburu Investor, Yield Tinggi Jadi Magnet

06 Juli 2026 / 03:26 WIB

Harga Emas Antam Bangkit, Ini Level Support dan Resistance yang Perlu Dicermati

06 Juli 2026 / 02:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Sebut Tujuannya Tercapai, Donald Trump: AS Akan Tinggalkan Iran dalam 2–3 Pekan

Kristo Suryokusumo01 April 2026 / 20:00 WIB

Penguatan IHSG Berlanjut, BRI Danareksa Rekomendasikan BUMI, PADI, dan AMMN

06 Juli 2026 / 08:08 WIB

Samsat Keliling Hadir di 14 Titik Hari Ini, 6 Juli 2026

06 Juli 2026 / 07:48 WIB

Catat! Lokasi Layanan SIM Keliling 6 Juli 2026

06 Juli 2026 / 07:43 WIB

IHSG Berpeluang Uji Level 6.000, Analis Rekomendasikan 6 Saham Potensial

06 Juli 2026 / 07:27 WIB

IHSG Menguat, Tapi Belum Aman! MNC Sekuritas Beberkan Strategi untuk AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB

06 Juli 2026 / 06:10 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.