Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Aljazair vs Austria: Aroma Dendam Empat Dekade Disgrace of Dijon
  • Latsarmil Maut Kopdes Merah Putih: Amnesty International Dorong Investigasi Independen
  • Kritik Keras Anggota Dewan Soal ‘Latsarmil Maut’ Koperasi Merah Putih
  • Kepala KSP Sebut Tak Ada Kelalaian dalam Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih
  • Euforia Judi Bola di Tengah Piala Dunia 2026, Ini Langkah Komdigi
  • Argentina vs Yordania: Duel Tanpa Taruhan Hasil
  • Korban Meninggal Latsarmil Kopdes Merah Putih Bertambah, Total Jadi 5 Orang
  • Latihan Militer Bagi Pegawai Koperasi Kekeliruan Fatal, Gak Nyambung!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Kritik Keras Anggota Dewan Soal ‘Latsarmil Maut’ Koperasi Merah Putih

Kritik Keras Anggota Dewan Soal ‘Latsarmil Maut’ Koperasi Merah Putih

Nasional Toto Pribadi27 Juni 2026 / 15:04 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pendidikan militer untuk para siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Foto: Instagram @puskesad.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Insiden meninggalnya peserta Program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) mendapat sorotan tajam dari sejumlah anggota DPR RI.

Hingga data terbaru Sabtu 27 Juni 2026, jumlah korban meninggal dilaporkan telah mencapai 5 orang. Kelimanya yakni Anisa Muyassaroh, Yonanda Muhammad Taufiq, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan dan terakhir adalah Nola Dya Sari harus pulang dalam peti mati.

Beberapa anggota dewan di Senayan langsung buka suara terkait banyaknya korban jiwa dari program pemerintah ini. Wakil Ketua Komisi I DPR, Anton Sukartono Suratto mendesak agar ada evaluasi terkait skrining Kesehatan peserta.

“Diperlukan adanya evaluasi sejak tahap pemeriksaan administrasi persyaratan hingga pelaksanaan pelatihan. Pertama, pemeriksaan kesehatan bagi peserta sipil harus diperketat, tidak boleh sekadar memenuhi syarat formalitas saja,” kata Anton kepada wartawan, Jumat 26 Juni 2026.

Senada dengan Anton, Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin juga menyoroti akurasi skrining kesehatan yang dilakukan tim medis. Karena menurut politisi PDI Perjuangan itu, banyak korban meninggal dalam latihan dasar militer (latsarmil) ini karena proses penyaringan kesehatan tidak akurat. Sehingga saat peserta sipil dihadapkan pada beban latihan fisik tertentu, dampaknya tentu sangat fatal.

TB Hasanuddin juga mendesak pelatihan ala-ala militer tersebut sudah saatnya harus dihentikan karena memakan banyak korban jiwa. Ia mendesak agar pelatihan ala-ala militer itu diganti dengan pelatihan yang relevan dengan tugas para calon pegawai koperasi tersebut.

“Pelatihan manajemen koperasi harus tetap berjalan karena sangat dibutuhkan. Namun latihan dasar kemiliteran yang justru merenggut nyawa peserta sudah saatnya dihentikan dan diganti dengan metode pembinaan yang lebih relevan dengan tugas mereka,” pungkasnya.

Baca Juga  Skandal Ekspor CPO: Kejagung Umumkan 11 Tersangka, Kerugian Negara Ditaksir Rp14,3 Triliun
Anton Sukartono Suratto headline Kopdes Merah Putih Koperasi Desa Merah Putih Latihan Dasar Militer (Latsarmil) TB Hasanuddin
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKepala KSP Sebut Tak Ada Kelalaian dalam Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih
Next Article Latsarmil Maut Kopdes Merah Putih: Amnesty International Dorong Investigasi Independen

Berita Lainnya

Latsarmil Maut Kopdes Merah Putih: Amnesty International Dorong Investigasi Independen

27 Juni 2026 / 15:46 WIB

Kepala KSP Sebut Tak Ada Kelalaian dalam Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih

27 Juni 2026 / 14:46 WIB

Euforia Judi Bola di Tengah Piala Dunia 2026, Ini Langkah Komdigi

27 Juni 2026 / 14:10 WIB

Korban Meninggal Latsarmil Kopdes Merah Putih Bertambah, Total Jadi 5 Orang

27 Juni 2026 / 13:18 WIB

Latihan Militer Bagi Pegawai Koperasi Kekeliruan Fatal, Gak Nyambung!

27 Juni 2026 / 12:52 WIB

Korban Berjatuhan di Latsarmil Kopdes Merah Putih, Pengamat: Sudah Hentikan Saja!

27 Juni 2026 / 12:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ekonom Celios Tolak Wacana Perpu Pelebaran Defisit APBN: Menggerus Kepercayaan Investor

Gusti Tetiro14 Maret 2026 / 13:28 WIB

Aljazair vs Austria: Aroma Dendam Empat Dekade Disgrace of Dijon

27 Juni 2026 / 17:15 WIB

Latsarmil Maut Kopdes Merah Putih: Amnesty International Dorong Investigasi Independen

27 Juni 2026 / 15:46 WIB

Kritik Keras Anggota Dewan Soal ‘Latsarmil Maut’ Koperasi Merah Putih

27 Juni 2026 / 15:04 WIB

Kepala KSP Sebut Tak Ada Kelalaian dalam Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih

27 Juni 2026 / 14:46 WIB

Euforia Judi Bola di Tengah Piala Dunia 2026, Ini Langkah Komdigi

27 Juni 2026 / 14:10 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.