Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Latsarmil Maut Kopdes Merah Putih: Amnesty International Dorong Investigasi Independen
  • Kritik Keras Anggota Dewan Soal ‘Latsarmil Maut’ Koperasi Merah Putih
  • Kepala KSP Sebut Tak Ada Kelalaian dalam Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih
  • Euforia Judi Bola di Tengah Piala Dunia 2026, Ini Langkah Komdigi
  • Argentina vs Yordania: Duel Tanpa Taruhan Hasil
  • Korban Meninggal Latsarmil Kopdes Merah Putih Bertambah, Total Jadi 5 Orang
  • Latihan Militer Bagi Pegawai Koperasi Kekeliruan Fatal, Gak Nyambung!
  • Pertamina Drilling Hadirkan Srikandi, Tempat Pemilah Sampah Berbasis AI
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Latihan Militer Bagi Pegawai Koperasi Kekeliruan Fatal, Gak Nyambung!

Latihan Militer Bagi Pegawai Koperasi Kekeliruan Fatal, Gak Nyambung!

Nasional Toto Pribadi27 Juni 2026 / 12:52 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid (Foto: Tutur/NU)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Jatuhnya korban jiwa dalam latihan dasar kemiliteran (latsarmil) membuat banyak kalangan meradang. Pertanyaan mendasar dan bulat satu suara, apa urgensi dari latihan militer dengan kinerja sebagai seorang pegawai koperasi?

Amnesty International dengan lantang menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas meninggalnya beberapa calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam latihan ala-ala militer tersebut.

“Patut disayangkan warga harus meregang nyawa hanya karena mengikuti pelatihan program pemerintah yang bermasalah sejak awal. Lebih bermasalah lagi adalah mengapa Kementerian Pertahanan baru mengungkap ke publik setelah beberapa hari mereka dimakamkan?” kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid.

Lebih lanjut, Usman Hamid mengatakan bahwa ada banyak kejanggalan dalam ‘tragedi’ ini dan keluarga korban serta publik memiliki hak untuk mengetahui penyebab kematian. Selain itu, ia juga mendesak pengusutan tuntas termasuk siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini.

“Tragedi memilukan ini adalah potret buruk akan bahaya meningkatnya militerisme bagi warga sipil. Pelatihan militer bagi calon manajer KDKMP dan KNMP sedari awal keliru. Ini harus dihentikan. Yang diperlukan adalah pelatihan keterampilan manajemen usaha, dan komunikasi yang dialogis, bukan pelatihan militer yang berbasis kekuatan fisik dan komunikasi monologis,” ujar Usman Hamid

Ia menambahkan, dominasi militer di ruang sipil termasuk di pemerintahan tidak pernah dalam sejarah menjadi jalan keluar bagi perbaikan kinerja pemerintah. Parahnya, lanjut Usman, ketika militerisme di ruang sipil menguat maka korbannya adalah warga.

“Menanamkan budaya militer ke dalam struktur masyarakat sipil akan mengaburkan batas tegas antara domain pertahanan negara dan urusan sipil. Hal ini berisiko membangkitkan kembali bayang-bayang dwifungsi era Orde Baru,” tegasnya.

Baca Juga  Kemenham: Kasus Andrie Yunus Penting untuk Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Yang tak kalah penting, lanjut Usman, hal ini bertentangan dengan prinsip koperasi. Dalam UUkorban latihan No. 25 Tahun 1992 secara tegas menyatakan bahwa pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis. Keputusan tertinggi berada pada rapat anggota, bukan pada sistem garis komando yang hierarkis layaknya militer.

Terakhir, Amensty International mendesak pemerintah segera menghentikan pendekatan militeristik dalam pengelolaan koperasi desa. Selain itu juga mendesak dilakukannya investigasi independen atas kematian peserta. Apalagi Kementerian Pertahanan mengklaim keduanya telah melalui pemeriksaan kesehatan yang menyatakan mereka memenuhi syarat untuk menjalani pelatihan tersebut.

Amnesty International headline Kopdes Merah Putih Koperasi Desa Merah Putih Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI)
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePertamina Drilling Hadirkan Srikandi, Tempat Pemilah Sampah Berbasis AI
Next Article Korban Meninggal Latsarmil Kopdes Merah Putih Bertambah, Total Jadi 5 Orang

Berita Lainnya

Latsarmil Maut Kopdes Merah Putih: Amnesty International Dorong Investigasi Independen

27 Juni 2026 / 15:46 WIB

Kritik Keras Anggota Dewan Soal ‘Latsarmil Maut’ Koperasi Merah Putih

27 Juni 2026 / 15:04 WIB

Kepala KSP Sebut Tak Ada Kelalaian dalam Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih

27 Juni 2026 / 14:46 WIB

Euforia Judi Bola di Tengah Piala Dunia 2026, Ini Langkah Komdigi

27 Juni 2026 / 14:10 WIB

Korban Meninggal Latsarmil Kopdes Merah Putih Bertambah, Total Jadi 5 Orang

27 Juni 2026 / 13:18 WIB

Korban Berjatuhan di Latsarmil Kopdes Merah Putih, Pengamat: Sudah Hentikan Saja!

27 Juni 2026 / 12:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

PLN Borong 11 PROPER Emas, Tegaskan Komitmen Energi Bersih

Galuh Parantri08 April 2026 / 20:51 WIB

Latsarmil Maut Kopdes Merah Putih: Amnesty International Dorong Investigasi Independen

27 Juni 2026 / 15:46 WIB

Kritik Keras Anggota Dewan Soal ‘Latsarmil Maut’ Koperasi Merah Putih

27 Juni 2026 / 15:04 WIB

Kepala KSP Sebut Tak Ada Kelalaian dalam Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih

27 Juni 2026 / 14:46 WIB

Euforia Judi Bola di Tengah Piala Dunia 2026, Ini Langkah Komdigi

27 Juni 2026 / 14:10 WIB

Argentina vs Yordania: Duel Tanpa Taruhan Hasil

27 Juni 2026 / 14:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.