Dallas (Tutur.co.id) – Timnas Spanyol kembali menunjukkan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. La Furia Roja tampil dominan saat menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga kedua fase grup, Senin (22/6/2026) 00.00 WIB.
Kemenangan meyakinkan tersebut lahir berkat satu gol dari Lamine Yamal, dua gol Mikel Oyarzabal, serta gol bunuh diri Hassan Altambakti. Hasil ini sekaligus memperkokoh posisi Spanyol dalam persaingan menuju fase gugur. Di balik kemenangan besar tersebut, terdapat sejumlah fakta menarik dan rekor istimewa yang berhasil diukir skuad asuhan Luis de la Fuente.
1. Spanyol Tak Terkalahkan Saat Lamine Yamal Menjadi Starter
Pengaruh Lamine Yamal terhadap performa Spanyol semakin sulit dibantah. Sejak dipercaya sebagai starter, La Furia Roja belum pernah menelan kekalahan dalam 22 pertandingan.
Dari periode tersebut, Spanyol membukukan 16 kemenangan dan enam hasil imbang dengan torehan 64 gol. Yamal sendiri berkontribusi langsung dalam 17 gol melalui enam gol dan 11 assist.
2. Spanyol Kembali Pecahkan Tren Langka dengan Dua Pemain Remaja
Pada era milenium baru, hanya lima kali sebuah tim nasional menurunkan dua pemain berusia belasan tahun dalam starting XI di ajang Piala Dunia.
Menariknya, Spanyol menjadi pelaku dalam tiga kesempatan terakhir. Saat menghadapi Arab Saudi, Luis de la Fuente kembali memainkan dua talenta muda, yakni Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, sejak menit pertama.
3. Lamine Yamal Mengikuti Jejak Legenda Pele
Gol pembuka yang dicetak Yamal tidak hanya penting bagi kemenangan tim, tetapi juga membawanya masuk ke dalam buku sejarah.
Pemain Barcelona tersebut menjadi pemain kedua dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak gol pembuka pertandingan pada usia 18 tahun atau lebih muda. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya pernah dilakukan oleh Pele saat membela Brasil melawan Wales pada Piala Dunia 1958.
4. Spanyol Jadi Negara Pertama dengan Dua Pencetak Gol Remaja di Piala Dunia
Spanyol kembali menciptakan sejarah unik di panggung sepak bola dunia. La Furia Roja kini menjadi tim nasional pertama yang memiliki dua pemain berbeda yang mampu mencetak gol di Piala Dunia pada usia 18 tahun atau lebih muda.
Setelah Gavi melakukannya saat melawan Kosta Rika pada edisi 2022, kini giliran Lamine Yamal yang mengikuti jejak tersebut.
5. Awal Brutal Spanyol Samai Rekor Jerman
Spanyol langsung menggebrak sejak peluit awal dibunyikan. Mereka berhasil mencetak tiga gol hanya dalam 25 menit pertama pertandingan.
Dalam sejarah Piala Dunia pada era milenium baru, hanya Jerman yang pernah melakukan hal serupa, tepatnya saat membantai Brasil 7-1 pada semifinal Piala Dunia 2014.
6. Mikel Oyarzabal Masuk Daftar Elite Piala Dunia
Dua gol dan satu kontribusi penting lainnya membuat Mikel Oyarzabal mencatatkan namanya dalam sejarah turnamen.
Penyerang Spanyol itu menjadi pemain kedua yang mampu terlibat dalam tiga gol dalam 25 menit pertama pertandingan Piala Dunia. Sebelumnya, rekor tersebut hanya dimiliki oleh Laszlo Fazekas bersama Hungaria pada tahun 1982.
7. Pertahanan Spanyol Mencetak Rekor Baru
Selain tajam di lini depan, Spanyol juga tampil sangat solid di lini belakang. Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Spanyol berhasil mencatatkan dua clean sheet secara beruntun pada dua pertandingan awal turnamen.
8. Unai Simon Jadi Kiper Paling Santai di Piala Dunia 2026
Dominasi permainan Spanyol membuat pekerjaan Unai Simon relatif ringan sejauh ini. Hingga pertandingan kedua, penjaga gawang Athletic Bilbao tersebut menjadi kiper yang paling sedikit menghadapi ancaman
Ia baru menerima sembilan tembakan, hanya dua yang mengarah ke gawang, dan mencatatkan dua penyelamatan sepanjang turnamen.
9. Spanyol Sudah 388 Menit Tanpa Kebobolan
Ketangguhan lini pertahanan Spanyol semakin terlihat dari catatan nirbobol mereka.
La Furia Roja kini tidak kebobolan dalam tiga pertandingan terakhir di ajang Piala Dunia dengan total durasi mencapai 388 menit. Statistik ini menunjukkan keseimbangan luar biasa antara lini serang dan lini pertahanan mereka.
10. Arab Saudi Masih Sulit Bangkit di Piala Dunia
Di sisi lain, hasil buruk ini memperpanjang tren negatif Arab Saudi di ajang Piala Dunia.
Tim berjuluk Green Falcons tersebut kini gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

