Boston (Tutur.co.id) – Timnas Inggris akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (17/6/2026). Duel ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase grup karena mempertemukan dua negara yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten tampil kompetitif di panggung internasional.
Bagi Inggris, turnamen ini menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada 1966. Sementara itu, Kroasia kembali datang dengan status kuda hitam yang berpotensi menyulitkan siapa pun berkat pengalaman dan mentalitas mereka di turnamen besar.
Inggris Memburu Trofi yang Sudah Lama Dinanti
Meski sepak bola modern Inggris kerap melahirkan generasi emas, gelar Piala Dunia masih menjadi mimpi yang belum terwujud selama enam dekade terakhir.
Jika tiket juara ditentukan berdasarkan performa di babak kualifikasi, Inggris mungkin sudah layak disebut kandidat utama. Pasukan Thomas Tuchel menjadi negara UEFA pertama yang memastikan tiket ke putaran final setelah menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan sekaligus mencatat delapan clean sheet.
Namun, perjalanan menuju Amerika Utara tidak sepenuhnya mulus. Inggris gagal meraih kemenangan dalam laga persahabatan melawan Uruguay dan Jepang pada Maret lalu. Kekalahan dari Jepang bahkan menjadi catatan buruk karena merupakan kekalahan pertama Inggris dari tim Asia dalam sejarah mereka.
Performa Three Lions juga sempat menuai keraguan ketika harus bergantung pada gol Harry Kane untuk menyelamatkan mereka saat menghadapi Selandia Baru. Meski demikian, kemenangan meyakinkan atas Kosta Rika dalam laga pemanasan terakhir berhasil mengembalikan optimisme publik Inggris.
Secara historis, Inggris juga cukup solid dalam laga pembuka Piala Dunia. Dari delapan pertandingan pembuka terakhir, mereka hanya sekali kalah, yakni saat tumbang 1-2 dari Italia pada edisi 2014. Selebihnya, Inggris meraih empat kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk kemenangan atas Tunisia dan Iran pada dua edisi terakhir.
Kroasia Masih Menjadi Ancaman Serius
Meski tidak selalu masuk dalam daftar favorit juara, Kroasia memiliki reputasi yang sangat kuat di turnamen besar.
Finalis Piala Dunia 2018 itu juga sukses meraih posisi ketiga pada Piala Dunia 2022 dan menjadi runner-up UEFA Nations League 2022/2023. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa Kroasia selalu mampu tampil melampaui ekspektasi.
Namun, tim asuhan Zlatko Dalic datang ke Piala Dunia 2026 dengan membawa misi pembuktian setelah tampil mengecewakan di Euro 2024. Saat itu, Kroasia tersingkir di fase grup tanpa meraih satu kemenangan pun, hasil terburuk mereka sejak Piala Dunia 2006.
Meski banyak pemain inti mereka kini memasuki usia senja, Kroasia tetap tampil impresif selama kualifikasi. Mereka hanya kehilangan dua poin dari delapan pertandingan dan berhasil finis sebagai juara grup.
Persiapan menuju Piala Dunia juga tidak sepenuhnya sempurna. Kroasia sempat kalah dari Brasil dan Belgia dalam laga uji coba sebelum akhirnya meraih kemenangan tipis 2-1 atas Slovenia berkat gol Mario Pasalic pada menit ke-90.
Bagi para pendukung Kroasia, pertemuan dengan Inggris tentu membangkitkan kenangan indah. Pada semifinal Piala Dunia 2018, gol Mario Mandzukic di babak tambahan waktu mengantar Kroasia menyingkirkan Inggris dan melaju ke final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Kabar Tim dan Prediksi Susunan Pemain
Pelatih Inggris Thomas Tuchel tidak menghadapi masalah cedera serius menjelang pertandingan ini. Namun, kondisi Bukayo Saka masih menjadi perhatian karena winger Arsenal tersebut dikabarkan belum mencapai kebugaran penuh.
Jika Saka absen, Noni Madueke berpeluang mengisi posisi sayap kanan. Di sisi kiri, Anthony Gordon diprediksi mendapat kepercayaan sebagai starter menggantikan Marcus Rashford.
Jude Bellingham hampir pasti akan mengisi peran gelandang serang di belakang Harry Kane. Sementara itu, Declan Rice akan menjadi jangkar utama di lini tengah bersama Elliot Anderson.
Di sektor pertahanan, Tuchel masih memiliki beberapa opsi, termasuk John Stones, Ezri Konsa, dan Marc Guehi untuk mengawal Jordan Pickford di bawah mistar gawang.
Kroasia sendiri datang dengan kekuatan terbaik. Luka Modric yang kini berusia 40 tahun masih menjadi pemimpin lini tengah dan akan didampingi Mateo Kovacic.
Di lini serang, Petar Musa berpeluang menjadi starter setelah tampil tajam bersama FC Dallas dengan torehan 12 gol dari 13 pertandingan MLS musim ini. Ia akan mendapat dukungan dari Martin Baturina dan Petar Sucic.
Sementara itu, lini belakang Kroasia akan diperkuat Josko Gvardiol, Luka Vuskovic, dan Josip Sutalo dalam skema tiga bek yang menjadi andalan Zlatko Dalic.
Prediksi Susunan Pemain
Inggris (4-2-3-1)
Jordan Pickford; Reece James, John Stones, Ezri Konsa, Myles Lewis-Skelly O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel.
Kroasia (3-4-2-1)
Dominik Livakovic; Josip Sutalo, Luka Vuskovic, Josko Gvardiol; Josip Stanisic, Luka Modric, Mateo Kovacic, Ivan Perisic; Petar Sucic, Martin Baturina; Petar Musa.
Pelatih: Zlatko Dalic.
Prediksi Skor Inggris vs Kroasia
Laga ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim memiliki pengalaman besar di turnamen internasional. Namun, Inggris datang dengan skuad yang lebih muda, lebih segar, dan memiliki kualitas individu yang sangat merata di setiap lini.
Sebaliknya, Kroasia masih mengandalkan sejumlah pemain senior yang mulai memasuki fase akhir karier mereka. Selain itu, lini pertahanan Kroasia juga menunjukkan beberapa kelemahan setelah kebobolan dalam enam pertandingan terakhir.
Dengan kualitas yang dimiliki Harry Kane, Jude Bellingham, dan Declan Rice, Inggris diyakini memiliki cukup amunisi untuk mengamankan tiga poin penting pada laga pembuka.
Inggris 2-1 Kroasia

