New York (tutur.co.id) – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, coba berdalih setelah skuad asuhannya hanya mampu bermain imbang 1-1 di laga pembuka fase Grup C Piala Dunia 2026. Ancelotti menganggap Vinicius Junior cs hanya grogi karena melakoni laga perdana.
Pada laga yang digelar di Stadion MetLife dengan kapasitas 80.663 tersebut, Brasil bahkan harus tertinggal 0-1 lebih dulu lewat gol Ismael Saibari pada menit ke-21 sebelum akhirnya Vinicius Junior berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-32.
“Saya pikir tim sedikit cemas di awal, ketegangan terasa dimana-mana. Tapi di babak kedua jauh lebih baik meski tetap sulit. Saya yakin tim akan bermain lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” kata Ancelotti usai pertandingan, Minggu 12 Juni 2026.
Meski mencoba bersikap tenang, namun tak bisa dibantah jika Ancelotti juga tampak gusar saat menjawab pertanyaan-pertanyaan kuli tinta. Terlebih saat didesak terkait keputusannya menurunkan Casemiro dan Roger Ibanez.
Dalam pertandingan tersebut, performa Selecao memang sempat membaik setelah jeda babak pertama, di mana Ancelotti menarik Casemiro dan Roger Ibanez dan menggantinya dengan sosok Fabinho dan Danilo.
“Ada dua pergantian pemain pada menit ke-45 dan satu lagi pada menit ke-61. Apakah Anda mengerti maksud saya? Dua pergantian pemain pada menit ke-45 dan satu lagi pada menit ke-61. Saya rasa kami tidak membuang-buang waktu dalam hal pergantian pemain,” ujarnya.
Ancelotti juga menolak untuk mengkritik Casemiro atau Ibanez secara langsung, atau menyatakan penyesalan karena menurunkan mereka di starting XI. Sebagai catatan, di usia 34 tahun, Casemiro telah habis kontraknya di Manchester United dan dikabarkan akan meninggalkan Eropa. Ibanez sendiri bermain di Liga Pro Saudi.
“Mereka adalah pemain yang bagus. Saya rasa saya membuat pilihan yang tepat, dan saya tidak akan menerima kritik apa pun tentang pemain individu yang memulai pertandingan. Saya rasa kritik ditujukan kepada seluruh tim yang tidak bermain bagus selama babak pertama,” pungkasnya.

