Jakarta (tutur.co.id) – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto disebut-sebut dalam pusaran kasus korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN). Namanya muncul dalam berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya.
Menanggapi kabar tersebut, Fitroh membantah secara tegas mengaku tidak pernah mengenal Sony. Bahkan ia menekankan tidak pernah menjalin komunikasi berkaitan dengan makan bergizi gratis (MBG).
“Saya tidak kenal secara personal dengan Sony,” kata Fitroh dalam pesan singkatnya kepada wartawan menanggapi kabar tersebut, Rabu 10 Juni 2026.
Membantah secara tegas keterlibatannya dalam perkara tata kelola MBG, ia mengaku tidak pernah menjalankan bisnis berkaitan dengan dapur dari program pemberian makanan bergizi yang jadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Saya tidak pernah komunikasi untuk minta titik dapur apalagi membeli titik karena saya tidak bisnis dapur,” tambahnya.
Adapun isu ini muncul setelah tersangka Sony memutuskan untuk siap membantu mengungkap kebenaran perkara yang menjeratnya dengan menjadi justice collaborator (JC) kepada Kejaksaan Agung RI.
Nama wakil ketua KPK dikaitkan lantaran memiliki yayasan yang fokus pada gerakan sosial seperti pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, jauh sebelum lahirnya program MBG.

