New Jersey (Tutur.co.id) – Jika Stadion Azteca di Meksiko akan membuka lembaran pertama Piala Dunia 2026, maka seluruh perjalanan turnamen akan berakhir di MetLife Stadium, arena megah yang ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah partai final.
Pada 19 Juli 2026, stadion berkapasitas lebih dari 82.000 penonton itu akan menjadi pusat perhatian dunia saat dua tim terbaik bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi dalam sepak bola sejagat.
Selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026, FIFA akan menggunakan nama resmi New York New Jersey Stadium untuk venue yang berlokasi di kawasan Meadowlands Sports Complex, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. Letaknya hanya sekitar delapan kilometer dari Kota New York, salah satu pusat ekonomi dan budaya terbesar di dunia.
Selain menggelar partai final, stadion ini juga akan menjadi tuan rumah delapan pertandingan sepanjang turnamen berlangsung, menjadikannya salah satu venue terpenting dalam Piala Dunia edisi pertama yang diikuti 48 negara.
Dari Markas NFL Menuju Panggung Sepak Bola Dunia
MetLife Stadium resmi dibuka pada 2010 sebagai pengganti Giants Stadium yang telah menjadi ikon olahraga Amerika Serikat selama beberapa dekade.
Dengan kapasitas mencapai 82.500 kursi, stadion ini menjadi kandang bagi dua tim National Football League (NFL), yakni New York Giants dan New York Jets.
Meski tergolong lebih muda dibanding sejumlah stadion legendaris dunia, MetLife telah membangun reputasi sebagai venue kelas dunia yang rutin menggelar berbagai acara olahraga dan hiburan berskala internasional.
Pembangunan stadion ini dimulai pada 2007 dengan biaya mencapai 1,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,5 triliun berdasarkan nilai tukar saat ini.
Menariknya, seluruh biaya pembangunan berasal dari sektor swasta melalui perusahaan patungan New York Giants dan New York Jets yang membentuk New Meadowlands Stadium Company LLC, tanpa menggunakan dana pajak masyarakat.
Saksi Berbagai Momen Bersejarah
Sebelum dipercaya menggelar final Piala Dunia 2026, MetLife Stadium telah menjadi saksi sejumlah pertandingan sepak bola penting.
Salah satu momen paling bersejarah terjadi pada final Copa America Centenario 2016 ketika Chile mengalahkan Argentina melalui adu penalti dan meraih gelar juara di hadapan puluhan ribu penonton.
Stadion ini juga menjadi lokasi final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 yang mempertemukan Chelsea dan Paris Saint-Germain. Pada laga tersebut, Chelsea tampil dominan dan menang 3-0 untuk mengangkat trofi juara.
Adapun pertandingan sepak bola pertama yang digelar di stadion ini berlangsung pada perempat final Piala Emas Concacaf 2011 antara Honduras dan Kosta Rika.
Venue Favorit Konser Musik Dunia
Selain olahraga, MetLife Stadium dikenal sebagai salah satu pusat hiburan terbesar di Amerika Serikat.
Sejumlah musisi papan atas dunia pernah menggelar konser di stadion ini, mulai dari Bon Jovi, U2, Taylor Swift, Beyoncé, Jay-Z, One Direction, Eminem, hingga AC/DC.
Pengalaman mengelola acara berskala besar menjadi salah satu alasan stadion ini dinilai siap menampung puluhan ribu penggemar sepak bola dari berbagai penjuru dunia selama Piala Dunia 2026.
Lebih dari Sekadar Stadion
Bagi FIFA, pemilihan MetLife Stadium bukan hanya soal kapasitas besar atau lokasi strategis. Stadion ini menawarkan kombinasi fasilitas modern, akses transportasi yang baik, pengalaman menggelar event global, serta kedekatan dengan kawasan metropolitan New York.
Dengan segala keunggulan yang dimilikinya, MetLife Stadium siap menjadi panggung utama bagi salah satu momen paling bersejarah dalam sepak bola dunia.
Dari sorak-sorai konser musik hingga ketegangan laga final Piala Dunia, stadion ini telah menjadi bagian dari berbagai peristiwa besar. Pada 20 Juli 2026 mendatang, MetLife kembali bersiap mencatat sejarah ketika satu tim nasional mengangkat trofi Piala Dunia dan mengukuhkan diri sebagai penguasa baru sepak bola dunia.

