Jakarta (tutur.co.id) – Sebuah unggahan video di media sosial yang mengaku keluarga Mama Yasinta Moiwend memberikan kabar mengejutkan. Para keluarga tokoh lingkungan itu mengaku kehilangan kontak dengan Mama Yasinta sejak pekan lalu, Minggu 23 Mei 2026.
Dalam video yang diunggah oleh media Jubi, sebelumnya pihak keluarga telah mencoba untuk menghubungi dan mencari tahu kondisi yang bersangkutan sejak videonya beredar luas di media sosial, termasuk dengan kabar terakhir Mama Yasinta menyambangi Polda Metro Jaya.
“Setelah tanggal 23 hari Sabtu, ketika video Mama Sinta Moiwend berkembang di media, saat itu kami coba membangun komunikasi dengan Mama, tetapi Mama sudah tidak komunikasi dengan kami keluarga mulai dari hari Minggu,” kata salah satu anggota keluarga dalam video yang dibuat di Merauke, Papua Selatan, Minggu 30 Mei 2026.
Pihak keluarga menduga Mama Yasinta mengalami intimidasi lantaran sosoknya menjadi sorotan usai menghiasi setiap pemutaran Film Pesta Babi. Keluarga juga mengaku ada pihak yang membantu membawa Mama Yasinta hingga sampai ke Jakarta.
“Dugaan pertama itu bahwa hari Minggu beliau diberangkatkan pakai kapal laut menuju ke Merauke. Tetapi hari Senin itu dibangun komunikasi bahwa beliau akan menggunakan pesawat jet,” ucap keluarga.
Kini keluarga berharap kepada pihak yang mengetahui keberadaannya agar segera dipulangkan ke Papua lantaran khawatir dengan kondisinya.
“Kita minta juga kepada pihak-pihak yang membawa Mama supaya itu dipulangkan kepada kami. Kami keluarga merasa kehilangan Mama karena Mama dibawa tanpa izin dari kami keluarga. Sampai saat sekarang ini kondisi Mama kami belum tahu, apakah itu beliau baik-baik di Jakarta atau diintimidasi segala macam,” ujarnya.

