Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»BI Pilih Naikkan Suku Bunga demi Jaga Rupiah dan Tarik Investor Asing

BI Pilih Naikkan Suku Bunga demi Jaga Rupiah dan Tarik Investor Asing

Finance Gusti Tetiro26 Mei 2026 / 05:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengungkap alasan di balik keputusan bank sentral menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,25%. Langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang semakin kuat.

Keputusan kenaikan BI Rate itu ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 19–20 Mei 2026. Menurut Destry, kebijakan tersebut tidak terlepas dari kondisi global ketika banyak bank sentral dunia, terutama Federal Reserve, masih mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama atau higher for longer.

“Higher for longer sekarang situasinya. Jadi, bond yield-nya Amerika juga naik, inflasi di sana juga naik, kemudian juga DXY-nya atau nilai tukar Amerika juga naik terhadap hampir semua currency,” ujar Destry dalam acara Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan yield obligasi Amerika Serikat dan penguatan dolar AS telah memberi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Karena itu, stabilitas nilai tukar dinilai menjadi prioritas utama bank sentral saat ini.

Untuk menjaga rupiah, BI telah menempuh berbagai langkah stabilisasi, mulai dari intervensi di pasar spot, transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), pembelian Surat Berharga Negara (SBN), hingga menaikkan suku bunga acuan.

“Kita mau semuanya itu clear, bahwa memang ada demand dolar tapi untuk kebutuhan. Jadi, untuk apakah impor, apakah untuk bayar utang, tapi bukan untuk di-keep saja. Nah, ini kan kita tidak mau,” kata Destry.

Menurut dia, kenaikan BI Rate juga bertujuan meningkatkan daya tarik instrumen keuangan berbasis rupiah agar kembali kompetitif di mata investor global. Dengan begitu, arus modal asing atau capital inflow diharapkan kembali masuk ke pasar keuangan domestik.

Baca Juga  Video: Mentan Amran Sebut Stok Pangan Aman di Tengah Perang AS-Israel vs Iran dan Ancaman El Nino

“Kita naikkan suku bunga karena kita merasa masih kurang. Jadi, ini harus kita dorong dengan naikkan suku bunga, karena kita harus membuat instrumen rupiah kita itu menjadi menarik lagi, sehingga itu bisa mendorong inflow kembali masuk ke, paling tidak ke pasar keuangan kita dulu,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian global, BI menilai stabilitas nilai tukar dan kepercayaan investor menjadi faktor penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mengendalikan risiko gejolak pasar keuangan.

BI Rate 2026 Destry Damayanti headline nilai tukar rupiah Suku bunga Bank Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGagal Bawa Milan ke Liga Champions, Massimiliano Allegri Resmi Dipecat
Next Article Kontroversi Berakhir, Rekor Assist Bruno Fernandes Resmi Diakui Premier League

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KAI Diskon 30% Tiket Mudik Lebaran

Galuh Parantri11 Februari 2026 / 13:30 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.