Liverpool (Tutur.co.id) – Bintang Liverpool Mohamed Salah mengaku belakangan ini lebih sering menangis menjelang akhir perjalanannya bersama The Reds. Perasaan emosional itu muncul karena ia akan meninggalkan klub yang telah dibelanya selama hampir satu dekade.
Salah menjalani laga terakhirnya bersama Liverpool saat menghadapi Brentford pada pekan penutup Premier League 2025/2026 di Stadion Anfield. Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut, pemain asal Mesir itu tampil emosional sejak sebelum pertandingan hingga usai laga.
Pemain berusia 33 tahun itu mengaku sulit menerima kenyataan bahwa masa baktinya di Anfield segera berakhir. Selama sembilan musim, Salah telah menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah modern Liverpool.
“Saya bukan orang yang emosional, tetapi belakangan ini saya sering menangis,” kata Salah.
Ia menyebut perpisahan dengan Liverpool menjadi salah satu momen paling berat dalam kariernya karena memiliki hubungan emosional yang kuat dengan klub dan para pendukung.
“Sangat sulit meninggalkan tempat seperti ini,” ujar Salah.
Suasana haru terasa ketika Salah ditarik keluar pada babak kedua. Ribuan pendukung Liverpool di Anfield memberikan standing ovation sambil menyanyikan “You’ll Never Walk Alone” sebagai penghormatan terakhir kepada sang pemain. Salah terlihat beberapa kali menahan air mata sebelum memeluk rekan-rekan setim dan staf pelatih.
Meski gagal mencetak gol pada laga perpisahannya, Salah tetap memberikan kontribusi lewat satu assist untuk gol Curtis Jones. Assist tersebut sekaligus membuatnya memecahkan rekor Steven Gerrard sebagai pemain dengan assist terbanyak Liverpool di Premier League.
Sejak bergabung dari AS Roma pada 2017, Salah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah Liverpool. Ia membantu klub meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Dunia Antarklub.
Salah juga meninggalkan Liverpool dengan sederet catatan individu impresif. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub dan menjadi pemain asing dengan jumlah gol terbanyak di Premier League.
“Saya bangga dengan semua yang kami capai bersama. Tetapi yang paling saya ingat adalah cinta dari para pendukung,” kata Salah.
Hingga kini, Salah belum mengumumkan klub tujuan berikutnya. Namun sejumlah laporan menyebut pemain timnas Mesir itu diminati klub-klub dari Arab Saudi, Major League Soccer, hingga beberapa tim elite Eropa.

