Manchester (Tutur.co.id) – Michael Carrick mengirim pesan penuh ambisi setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih permanen Manchester United hingga 2028. Mantan gelandang Setan Merah itu menegaskan ingin membawa klub kembali bersaing memperebutkan gelar-gelar terbesar.
Manchester United mengumumkan keputusan tersebut setelah Carrick sukses mengangkat performa tim sejak dipercaya menjadi pelatih interim pada Januari 2026 menggantikan Ruben Amorim. Di bawah arahannya, United berhasil kembali ke zona Liga Champions dan dipastikan finis di posisi tiga besar Liga Inggris musim ini.
Carrick mengaku bangga mendapat kepercayaan untuk memimpin klub yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya selama dua dekade terakhir.
“Mengemban tanggung jawab memimpin klub sepak bola istimewa kami ini membuat saya sangat bangga,” kata Carrick dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih berusia 44 tahun itu menilai Manchester United mulai kembali menemukan identitas permainan dan mentalitas tim selama lima bulan terakhir. Namun, menurutnya, pencapaian tersebut belum cukup untuk klub sebesar Manchester United.
“Sekarang saatnya melangkah maju bersama dengan ambisi dan tujuan yang jelas. Manchester United dan para suporternya pantas kembali bersaing untuk gelar-gelar terbesar,” ujar Carrick.
Sejak mengambil alih kursi pelatih, Carrick mencatatkan hasil impresif dengan meraih 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan dari 16 pertandingan liga. Manchester United juga mencatat kemenangan penting atas sejumlah rival besar seperti Manchester City, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea.
Keberhasilan Carrick tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan, tetapi juga perubahan atmosfer di ruang ganti. Sejumlah pemain utama seperti Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo tampil lebih konsisten sejak Carrick memimpin tim.
Direktur Sepak Bola Manchester United Jason Wilcox menilai Carrick layak mendapatkan kontrak permanen karena mampu membangun kembali budaya positif di dalam tim.
“Prestasi Michael dalam membawa klub kembali ke Liga Champions tidak boleh diremehkan. Dia telah membangun ikatan yang kuat dengan para pemain dan budaya kemenangan di Carrington serta ruang ganti,” kata Wilcox.
Carrick bukan sosok asing di Old Trafford. Sebagai pemain, ia membela Manchester United selama 12 tahun dan memenangkan berbagai trofi bergengsi, termasuk lima gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions. Kini, ia diharapkan mampu melanjutkan warisan tersebut dari kursi pelatih.

