Jakarta (tutur.co.id) – Presiden China Xi Jinping menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Beijing pada Kamis (14/5/2026). Dalam pertemuan keduanya, Xi mengatakan seluruh dunia tengah menyaksikan pertemuan mereka dan membahas terkait perubahan diseluruh dunia yang sedang di percepat dan situasi internasional yang dinamis dan bergejolak. Di hadapan Trump, Xi mengatakan bahwa China dan AS seharusnya menjadi mitra, bukan pesaing untuk meraih keberhasilan di era baru.
Lawatan ini menjadi kunjungan kedua Donald Trump ke China dan merupakan kunjungan pertamanya ke negara tersebut sejak 2017. Agenda ini sempat dijadwalkan berlangsung pada April, namun ditunda atas permintaan pihak AS akibat situasi perang di Iran.
Sebelumnya, keduanya bertemu di Busan, Korea Selatan pada Oktober 2025 dan menyepakati penghentian sementara eskalasi perang tarif. Dalam pembicaraan kali ini, AS disebut mendorong perpanjangan penangguhan kontrol ekspor logam tanah jarang dari China, sekaligus membuka peluang kesepakatan baru di sektor penerbangan, pertanian, energi, serta isu geopolitik seperti Iran.
