Le Mans (Tutur.co.id) – Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin mengaku terkesan bisa meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu. Kemenangan tersebut dinilai spesial karena Le Mans selama ini menjadi salah satu sirkuit yang cukup sulit baginya.
“Saya selalu kesulitan di sirkuit ini, jadi bisa berada di podium di sini setelah absen tahun lalu adalah luar biasa,” kata Martin seperti dikutip dari laman Aprilia Racing, Senin (11/5/2026).
Martin tampil impresif pada balapan utama GP Prancis setelah memulai lomba dari posisi ketujuh. Ia mampu menjaga ritme balap di kelompok depan sebelum mengambil alih pimpinan lomba pada tiga lap terakhir dan finis terdepan dengan catatan waktu 41 menit 18,001 detik.
Kemenangan di Le Mans menjadi yang pertama bagi Martin sejak GP Indonesia 2024 di Sirkuit Mandalika. Hasil tersebut juga mengakhiri penantian panjang pembalap asal Spanyol itu selama 588 hari tanpa kemenangan di MotoGP.
“Saya benar-benar bahagia dan sangat bersyukur kepada Aprilia. Saya memberikan seluruh kemampuan saya dan itu membuat saya sangat bangga,” ujar Martin.
Balapan di Le Mans sekaligus memperlihatkan dominasi Aprilia Racing. Marco Bezzecchi finis di posisi kedua, sementara pembalap Trackhouse MotoGP Team Ai Ogura melengkapi podium ketiga. Hasil tersebut membuat Aprilia menguasai tiga posisi podium pada GP Prancis 2026.
Martin mengatakan kemenangan di Le Mans menjadi bagian penting dalam proses adaptasinya bersama Aprilia musim ini. Ia mengaku masih terus mempelajari karakter motor Aprilia untuk menemukan batas performa terbaiknya.
“Ini menunjukkan bahwa saya secara bertahap mulai memahami performa Aprilia, seberapa jauh saya bisa mendorongnya, dan di mana batasnya,” kata Martin.
Sepanjang akhir pekan di Le Mans, Martin tampil konsisten. Ia sebelumnya juga memenangi sprint race MotoGP Prancis setelah memulai balapan dari posisi kedelapan. Hasil tersebut mempertegas performa kompetitif Aprilia pada awal musim 2026.
Kemenangan di GP Prancis membuat Martin kembali masuk dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Juara dunia MotoGP 2024 itu kini terus menempel papan atas klasemen bersama sejumlah rival seperti Marco Bezzecchi dan Francesco Bagnaia.

