Madrid (Tutur.co.id) – Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, mengalami cedera kepala setelah terlibat insiden dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni, dalam sesi latihan tim di Valdebebas.
Real Madrid melalui pernyataan resmi menyebut Valverde mengalami trauma kranioensefalik setelah menjalani pemeriksaan medis pada Jumat (8/5). Klub memastikan kondisi pemain asal Uruguay itu stabil dan kini menjalani pemulihan di rumah.
“Setelah pemeriksaan yang dilakukan hari ini oleh tim medis Real Madrid terhadap pemain kami, Fede Valverde, dia didiagnosis mengalami trauma kranioensefalik,” tulis Real Madrid dalam pernyataan resminya.
Valverde diperkirakan harus beristirahat selama 10 hingga 14 hari sesuai prosedur medis, sehingga kemungkinan besar absen saat Real Madrid menghadapi Barcelona pada laga El Clasico pekan depan.
Insiden tersebut disebut terjadi setelah ketegangan antara Valverde dan Tchouameni kembali memanas dalam latihan tim. Sejumlah laporan media Spanyol menyebut keduanya sempat terlibat adu argumen sebelum situasi berkembang menjadi keributan di ruang ganti.
Valverde bahkan sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit akibat cedera yang dialaminya. Namun, beberapa laporan menyebut cedera tersebut bukan akibat pukulan langsung, melainkan karena benturan saat keributan berlangsung.
“Valverde mengalami memar cukup parah dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, namun cedera itu tidak sengaja,” tulis laporan ANTARA mengutip Marca.
Situasi tersebut membuat manajemen Real Madrid bergerak cepat dengan menggelar rapat internal bersama seluruh pemain dan staf pelatih. Klub juga dikabarkan membuka proses disipliner terhadap Valverde dan Tchouameni untuk mencegah konflik semakin memengaruhi kondisi ruang ganti.

