Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Mendadak Anjlok ke 6.969, Saham Tambang Rontok Usai Isu Kenaikan Royalti Minerba

IHSG Mendadak Anjlok ke 6.969, Saham Tambang Rontok Usai Isu Kenaikan Royalti Minerba

Market Gusti Tetiro08 Mei 2026 / 22:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana. (Foto: Dok MNC Sekuritas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak terjun tajam jelang penutupan perdagangan Jumat (8/5/2026). Setelah sempat menguat di awal sesi, tekanan besar pada saham-saham tambang logam membuat indeks berbalik melemah hingga ditutup di zona merah.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup anjlok 2,86% ke level 6.969,39. Padahal pada awal perdagangan, indeks sempat menyentuh level 7.189,83 sebelum akhirnya longsor sepanjang sesi II.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan tekanan terbesar berasal dari saham-saham sektor metal mining setelah muncul rencana kenaikan royalti komoditas mineral dan batu bara (minerba).

“IHSG juga dibebani oleh emiten-emiten berbasis metal mining setelah terdapat adanya usulan rencana menaikkan royalti minerba untuk meningkatkan penghasilan negara,” ujar Herditya kepada detikcom, Jumat (8/5/2026).

Saham TINS menjadi salah satu yang paling terpukul setelah ambles hingga Auto Rejection Bawah (ARB) 14,88% ke level Rp3.490 per saham. Padahal pada pembukaan perdagangan, saham anggota holding MIND ID tersebut masih berada di level Rp4.130.

Tekanan serupa juga menghantam INCO yang melemah 13,89% ke posisi Rp5.425 per saham, turun tajam dari level pembukaan Rp6.325.

Selain sentimen royalti minerba, pelemahan IHSG turut dipengaruhi meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan pada nilai tukar rupiah. Pada penutupan perdagangan, dolar AS tercatat menguat 0,28% ke level Rp17.382.

Menurut Herditya, pasar juga masih dibayangi ketidakpastian geopolitik terkait konflik Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan titik temu.

“IHSG ini sejalan dengan mayoritas bursa global dan regional Asia yang terkoreksi di mana hal ini disebabkan oleh perundingan AS dan Iran yang belum menemukan jalan tengahnya dan kalau dilihat nilai tukar rupiah terhadap USD juga kembali melemah,” jelasnya.

Baca Juga  IHSG Oversold, Mirae Asset Prediksi Peluang Technical Rebound Terbuka

Mayoritas bursa Asia juga ditutup melemah. Indeks Nikkei 225 terkoreksi 0,19%, Hang Seng turun 0,87%, Shanghai Composite bergerak di zona merah, sementara Straits Times Singapura melemah 0,41%.

Dari dalam negeri, pasar juga mencermati penurunan cadangan devisa Indonesia. Mengutip riset Phintraco Sekuritas, posisi cadangan devisa RI turun menjadi US$146,2 miliar pada April 2026 dari sebelumnya US$148,2 miliar pada Maret 2026.

Level tersebut menjadi yang terendah sejak Juli 2024. Penurunan dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah, penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global, serta langkah stabilisasi rupiah oleh Bank Indonesia.

“Level di April 2026 ini merupakan level terendah sejak Juli 2024, namun masih mencukupi untuk 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang,” tulis riset Phintraco Sekuritas.

Sentimen lain datang dari perlambatan indeks harga properti yang hanya tumbuh 0,62% secara tahunan (yoy) pada kuartal I-2026, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 0,83% pada kuartal IV-2025. Angka tersebut menjadi pertumbuhan paling lambat sejak 2003.

headline IHSG anjlok royalti minerba saham tambang TINS INCO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBNI Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Al-Izhar
Next Article Pertamina dan DOE AS Bahas Penguatan Pasokan Energi

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Polemik Kasus Video Profil Desa Karo, Kajati Sumut Minta Maaf

Kristo Suryokusumo02 April 2026 / 18:00 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.