Jakarta (tutur.co.id) – Dua pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, bersiap menghadapi jadwal padat sepanjang Mei 2026 dalam lanjutan kompetisi Moto2 dan Moto3 bersama Honda Team Asia.
Setelah menyelesaikan seri di Spanyol, keduanya akan melanjutkan perjuangan dalam rangkaian tur Eropa yang mencakup tiga sirkuit legendaris.
Perjalanan balap akan dimulai di Circuit Bugatti, Prancis, sebelum berlanjut ke Circuit de Barcelona-Catalunya, dan ditutup di Mugello Circuit.
Rangkaian ini dikenal sebagai salah satu fase penting dalam kalender balap karena dapat memengaruhi posisi klasemen secara signifikan.
Baik Veda maupun Mario datang dengan bekal pengalaman yang cukup menjanjikan di lintasan Eropa.
Veda Ega Pratama memiliki catatan impresif di Mugello setelah meraih dua kemenangan dalam ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Hasil tersebut menjadi indikator kuat kemampuannya beradaptasi dengan karakter lintasan cepat.
Sementara itu, Mario Aji dinilai memiliki keunggulan dari sisi pengalaman. Pembalap Moto2 tersebut sudah terbiasa menghadapi lintasan di Prancis, Spanyol, dan Italia sejak tampil di kelas junior hingga naik ke level yang lebih tinggi.
Pada musim 2024, Mario bahkan mampu bersaing di zona poin saat tampil di Catalunya dan Mugello, menunjukkan konsistensi performa di sirkuit teknis.
Berikut agenda balapan yang akan dijalani:
- 10 Mei 2026 – GP Prancis, Le Mans
- 17 Mei 2026 – GP Catalunya, Barcelona
- 31 Mei 2026 – GP Italia, Mugello
Tur Eropa menjadi momentum penting bagi kedua pembalap untuk mendulang poin di tengah persaingan yang semakin ketat.
Dengan karakter lintasan yang menuntut konsistensi dan strategi matang, peluang untuk meraih hasil maksimal terbuka lebar, terutama bagi pembalap yang mampu menjaga performa sepanjang akhir pekan balap.
Keberhasilan dalam tiga seri ini berpotensi menjadi penentu arah musim bagi Veda dan Mario. Konsistensi di setiap sesi, mulai dari latihan hingga race, akan menjadi faktor kunci.
Para penggemar balap Tanah Air pun menaruh harapan besar agar keduanya mampu tampil kompetitif dan membawa hasil positif bagi Indonesia di kancah internasional. (sas)

