Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»12 Mei 2026, Kemenko Perekonomian Bertemu USTR, Bahas Investigasi Tarif AS dan Isu Ekspor RI

12 Mei 2026, Kemenko Perekonomian Bertemu USTR, Bahas Investigasi Tarif AS dan Isu Ekspor RI

Internasional Gusti Tetiro01 Mei 2026 / 00:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan), Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan P. Roeslani (kedua kiri) (Foto: Antara/Fauzan)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso memastikan pemerintah Indonesia akan bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) pada 12 Mei 2026. Pertemuan ini bertujuan membahas kelanjutan investigasi dagang Amerika Serikat terhadap Indonesia, khususnya terkait kebijakan tarif.

Menurut Susiwijono, agenda tersebut merupakan bagian dari prosedur normal dalam proses investigasi dagang dan tidak mencerminkan adanya masalah substantif dalam hubungan perdagangan kedua negara.

“Pertemuan ini lebih kepada mekanisme yang harus dilalui. Tidak ada isu substantif karena Indonesia sudah memenuhi semua ketentuan,” ujarnya dalam Bisnis Indonesia Forum di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah mengirimkan respons resmi kepada USTR pada 15 April 2026. Dokumen tersebut mencakup penjelasan lengkap beserta data pendukung terkait berbagai isu yang menjadi perhatian dalam investigasi.

Investigasi ini mengacu pada kebijakan Section 301 dalam Undang-Undang Perdagangan AS, yang digunakan untuk menilai praktik perdagangan negara mitra. Dalam kasus Indonesia, terdapat dua isu utama yang disoroti, yakni dugaan kelebihan kapasitas produksi (excess capacity) dan praktik kerja paksa (forced labour) dalam rantai pasok.

Susiwijono menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan seluruh data yang diminta telah dipenuhi secara lengkap. Bahkan, pihak USTR disebut telah mengakui bahwa Indonesia telah mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Mereka sudah mengetahui bahwa Indonesia telah comply dan datanya lengkap. Pertemuan nanti hanya untuk konfirmasi,” jelasnya.

Dalam pertemuan mendatang, pemerintah Indonesia juga akan menegaskan bahwa produk ekspor ke Amerika Serikat tidak berasal dari praktik pengalihan produksi (transhipment) dari negara lain, seperti China, yang berpotensi memicu tuduhan kelebihan kapasitas.

Selain itu, pemerintah akan memberikan jaminan bahwa tidak terdapat praktik kerja paksa dalam industri nasional, sesuai dengan standar perdagangan internasional yang berlaku.

Baca Juga  Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi

Langkah ini menjadi penting untuk menjaga kepercayaan pasar global terhadap produk Indonesia, sekaligus memastikan kelancaran ekspor ke Amerika Serikat sebagai salah satu mitra dagang utama.

Di sisi lain, kebijakan tarif global sebesar 10 persen yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump selama 150 hari masih menjadi perhatian pelaku usaha. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi daya saing ekspor, termasuk dari Indonesia.

Dengan adanya pertemuan ini, pemerintah berharap proses investigasi dapat berjalan lancar dan tidak berdampak negatif terhadap hubungan dagang kedua negara.

ekspor Indonesia headline investigasi tarif AS Susiwijono Moegiarso USTR Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSejarah Hari Buruh Disebut May Day, Simbol Perjuangan!
Next Article May Day 2026 di Monas, Pemprov DKI Kerahkan 1.400 Petugas Kebersihan

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kisah Dongeng Tanjung Verde Berlanjut! Lolos Bersejarah ke Babak 32 Besar

Deba Salamah27 Juni 2026 / 09:40 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.