Jakarta (tutur.co.id) – Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menanggapi isu reshuffle yang saat ini santer terdengar dimana namanya juga masuk dalam ‘bursa transfer’. Menurut Qodari, resfhuffle merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
“Itu semua prerogatif presiden. Kita tunggu saja perkembangan dari Bapak Presiden,” kata Qodari kepada redaksi tutur, Senin 27 April 2026.
Sebelumnya nama Qodari santer dikabarkan masuk dalam reshuffle kelima pemerintahan Presiden Prabowo. Qodari yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) kabarnya akan digeser Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menggantikan Angga Raka Prabowo.
Sedangkan posisi KSP kabarnya akan dijabat oleh mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Qodari sendiri menambahkan, ia mengaku siap jika memang diberi tugas lain oleh Presiden Prabowo Subianto. “Intinya siap dimanapun dan kapanpun,” tegas Qodari.

