Liverpool (Tutur.co.id) – Kabar kurang menggembirakan datang dari Liverpool setelah bintang mereka, Mohamed Salah, mengalami cedera dalam lanjutan Premier League melawan Crystal Palace di Stadion Anfield, Sabtu (25/4/2026).
Pemain berusia 33 tahun itu diduga mengalami cedera hamstring saat pertandingan mendekati satu jam. Dalam momen tersebut, Salah sempat terjatuh sebelum bangkit dan berjalan keluar lapangan dengan tertatih. Suasana pun menjadi emosional ketika ia melambaikan tangan dan memberikan tepuk tangan ke seluruh penjuru stadion, seolah menyampaikan salam perpisahan kepada para suporter.
Di tengah situasi tersebut, Liverpool tetap mampu mengamankan kemenangan 3-1. Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Alexander Isak pada menit ke-35, Andrew Robertson pada menit ke-40, dan Florian Wirtz di masa injury time (90+6’). Sementara itu, Crystal Palace sempat memperkecil ketertinggalan melalui Daniel Muñoz pada menit ke-70.
Hasil ini semakin memperkuat posisi Liverpool dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan. Namun, perhatian utama tetap tertuju pada kondisi Salah, terlebih sebelumnya ia telah mengumumkan akan meninggalkan klub di akhir musim setelah sembilan tahun penuh kontribusi.
Cedera yang dialaminya berpotensi mempercepat momen perpisahan tersebut. Jika tidak pulih tepat waktu, laga melawan Crystal Palace bisa saja menjadi penampilan terakhirnya bersama The Reds.
Reaksi para suporter pun langsung bermunculan di media sosial. Banyak yang berharap cedera tersebut tidak serius, sehingga Salah masih memiliki kesempatan tampil dalam sisa pertandingan musim ini. Dengan empat laga tersisa, termasuk pertandingan penutup melawan Brentford FC di Anfield, para penggemar berharap sang legenda mendapatkan perpisahan yang layak.
Sejak bergabung, Salah telah mencatat lebih dari 430 penampilan dan mencetak lebih dari 250 gol, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Liverpool. Kepergiannya nanti akan meninggalkan celah besar, terutama di sektor sayap.
Liverpool pun mulai bergerak mencari pengganti yang sepadan. Berdasarkan laporan Football Insider, nama Yan Diomande muncul sebagai kandidat terdepan. Pemain berusia 19 tahun itu diproyeksikan masuk dalam skema pelatih Arne Slot.
Performa Diomande bersama RB Leipzig menjadi alasan utama ketertarikan tersebut. Sejak didatangkan dari Leganés musim panas lalu, ia telah mencatatkan 13 gol dan tujuh assist dari 32 penampilan, statistik yang menunjukkan kontribusi signifikan di lini serang.

