Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (24/4/2026), di tengah tekanan eksternal dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak pada rentang resistance 7.500, pivot 7.400, dan support di level 7.300.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 2,16% ke level 7.378,61. Secara teknikal, indeks telah menembus level support 7.500 dengan volume yang meningkat, memperkuat sinyal pelemahan lanjutan.
Histogram positif MACD tercatat semakin menyempit dan berpotensi membentuk death cross, sementara indikator stochastic RSI mengarah turun di area pivot.
“Dengan kondisi tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menutup gap down di 7.308 serta menguji level 7.300,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Tekanan terhadap pasar saham turut dipicu oleh pelemahan rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.300 per dolar AS dan ditutup di Rp17.286 per dolar AS di pasar spot.
Level ini menjadi salah satu yang terlemah sepanjang sejarah dan mencerminkan tekanan eksternal yang signifikan terhadap mata uang domestik.
Phintraco Sekuritas menilai pelemahan rupiah yang terjadi relatif cepat dan di luar ekspektasi pasar. Penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan turut menjaga harga minyak tetap tinggi, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan potensi pelebaran defisit anggaran.
Di sisi lain, data likuiditas menunjukkan tren positif. Uang beredar dalam arti luas (M2) tercatat tumbuh 9,7% secara tahunan (yoy) menjadi Rp10.355 triliun pada Maret 2026, meningkat dari 8,7% yoy pada Februari.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4% yoy serta uang kuasi sebesar 5,2% yoy. Kenaikan ini juga dipengaruhi oleh peningkatan tagihan bersih kepada pemerintah serta penyaluran kredit.
Phintraco Sekuritas menilai peningkatan likuiditas tersebut tidak terlepas dari momen Idul Fitri yang mendorong aktivitas transaksi, konsumsi, dan investasi selama Maret 2026.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai berpotensi memberikan peluang cuan, yakni BBTN, ELSA, INDY, TSPC, dan MYOR.

